Senin, 10 Mei 2021 04:05 WIB

Dokter India Laporkan 'Jamur Hitam' yang Buat Penyintas COVID-19 Buta

Firdaus Anwar - detikHealth
Penyebaran virus Corona di India terus mengganas. Bahkan pada Sabtu (1/5) ini, India mencatat lebih dari 400.000 kasus baru infeksi Corona dalam waktu 24 jam terakhir. Foto ilustrasi: Anindito Mukherjee/Getty Images
Jakarta -

India yang menghadapi krisis gelombang tsunami COVID-19 kini menghadapi potensi masalah baru. Dokter melaporkan sebagian pasien dan penyintas COVID-19 di India mengalami infeksi fungi langka yang menyerang bagian sinus dan dapat menyebabkan kebutaan.

Mucormycosis atau 'jamur hitam' merupakan penyakit disebabkan oleh fungi yang umum ditemukan di tanah, tumbuhan, pupuk, atau buah dan sayuran busuk. Infeksi fungi ini terutama berbahaya bagi orang dengan imun tubuh yang lemah karena dapat menyerang sinus, otak, dan paru-paru.

Spesialis mata dari Mumbai, Dr Akshay Nair, mengaku sudah menemui sekitar 40 pasien dengan mucormycosis di bulan April. Sementara rekan kerjanya di 5 kota melaporkan 58 kasus infeksi jamur hitam ini.

Kebanyakan pasien adalah pasien yang telah dinyatakan sembuh 12-15 hari dari COVID-19.

Pasien terakhir yang ditangani oleh Dr Nair terpaksa kehilangan matanya karena mucormycosis. Pasien seorang perempuan berusia 25 tahun dengan kondisi diabetes yang baru sembuh dari COVID-19.

"Kondisi diabetes sudah menurunkan sistem imun, virus Corona memperparah dan obat steroid yang digunakan untuk mengatasinya seperti bahan bakar yang membuat api semakin besar," komentar Dr Nair seperti dikutip dari BBC, Senin (10/5/2021).

"Tahun ini berbeda," lanjutnya.

Bila dibandingkan sebelum wabah COVID-19, Dr Nair menyebut ia biasanya hanya menangani tidak lebih dari 10 kasus mucormycosis di Mumbai selama dua tahun terakhir.



Simak Video "Miris! Istri Antar Jenazah Suami yang COVID-19 dengan Becak di India"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)