Senin, 10 Mei 2021 09:11 WIB

Status Darurat COVID-19 Dicabut, Warga Spanyol Berpesta Tanpa Masker

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Ribuan warga Spanyol turun ke jalan untuk memprotes langkah-langkah lockdown (penguncian) yang diterapkan untuk mengendalikan penyebaran virus Corona. Corona di Spanyol. (Foto: Getty Images/Pablo Blazquez Dominguez)
Jakarta -

Pada Minggu (9/5/2021), Spanyol mencabut status darurat Corona yang berlaku sejak Oktober 2020 untuk mengatasi pandemi COVID-19. Negara tersebut juga mencabut kebijakan jam malam di 13 wilayah.

Keputusan ini membuat masyarakat Spanyol turun ke pantai Barcelona berpesta untuk merayakannya. Namun, sayangnya banyak orang yang tidak menggunakan masker hingga tidak menjaga jarak yang melanggar protokol kesehatan yang masih berlaku di sana.

Selain di Barcelona, polisi di Madrid juga ikut turun tangan untuk membubarkan orang-orang yang berkumpul di alun-alun pusat Puerta del Sol.

Melihat banyaknya kerumunan orang pasca pencabutan status gawat tersebut, peneliti biomedis di Pusat Regulasi Genomik di Barcelona Natalia Pardo Lorente merasa agak khawatir. Ia khawatir hal ini bisa memicu lonjakan kasus.

"Saya agak khawatir, meskipun orang yang paling rentan sudah divaksinasi, saya pikir kita harus tetap berhati-hati dengan kasus yang bisa meningkat lagi," katanya yang dikutip dari CNN, Senin (10/5/2021).



Simak Video "Ahli Gizi Ingatkan Jaga Pola Makan Seimbang Saat Puasa"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)