Selasa, 11 Mei 2021 03:15 WIB

Round Up

Gawat! Tes Acak dari 6.742 Pemudik, 4.123 Terkonfirmasi Positif COVID-19

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Pemerintah melarang mudik 2021 mulai hari ini. Titik penyekatan disiapkan untuk menjaring pemudik. Seperti apa suasananya? Larangan mudik (Foto: Andhika Prasetia)
Jakarta -

Sekalipun sudah ada larangan, sejumlah pemudik nekat pulang ke kampung halaman. Pastikan protokol kesehatan diterapkan dengan ketat, sebab 60 persen lebih pemudik terkonfirmasi positif COVID-19 dalam tes acak!

"Secara umum pengetatan yang dilakukan oleh POLRI di 381 lokasi, dan operasi ketupat kemarin jumlah pemudik yang di-random testing dari 6.742 konfirmasi positifnya 4.123 orang," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam siaran pers, Senin (10/5/2021).

"Dan dilakukan isolasi mandiri 1.686 orang dan dirawat 75 orang," lanjut Airlangga yang juga Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN).

Airlangga juga memaparkan, sebanyak 113.694 kendaraan telah dalam selama operasi ketupat. Dari angka tersebut, sebanyak 101.097 kendaraan diputar-balik, sedangkan travel gelap yang terjaring sebanyak 346 kendaraan.

Ditegaskan juga oleh Airlangga, bahwa sesuai aturan PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat) mikro, tempat-tempat wisata hanya boleh menampung 50 persen dari kapasitas maksimal dan dengan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Tempat wisata dilarang beroperasi sama sekali di zona merah-kuning.

"Kembali ditegaskan bahwa untuk antar wilayah aglomerasi tidak memerlukan surat izin perjalanan," tegas Airlangga meluruskan simpang siur informasi.



Simak Video "Berapa Lama Idealnya Masa Karantina untuk Pelaku Perjalanan?"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)