Kamis, 13 Mei 2021 08:00 WIB

Tetap Sehat dan Terlindungi di Momen yang Fitri

Jihaan Khoirunnisaa - detikHealth
Silaturahmi lebaran Foto: Shutterstock
Jakarta -

Lebaran telah tiba. Namun, hari raya Idul Fitri kali ini tak jauh berbeda dengan tahun lalu yang juga dirayakan di tengah pandemi COVID-19. Guna mencegah penularan Corona, pemerintah pun mengeluarkan larangan mudik.

Adanya larangan ini mungkin telah membuat Anda membatalkan rencana pulang ke kampung halaman dan memilih Lebaran secara online di rumah saja. Meski begitu, bukan berarti Anda harus melewatkan momen Lebaran tahun ini tanpa silaturahmi. Misalnya dengan mengirimkan kartu lebaran digital serta bingkisan ke keluarga tercinta atau memanfaatkan platform video call untuk bermaaf-maafan saat hari raya nanti.

Menjalin silaturahmi memang penting, namun ada yang tidak kalah pentingnya, yaitu menjaga daya tahan tubuh biar tetap fit. Sebab Anda tetap saja rentan terkena COVID-19 meski berada di rumah. Sebuah survei yang dilakukan di New York menunjukkan bahwa 66 persen dari pasien rawat inap terinfeksi Corona adalah orang yang berdiam diri di rumah. Mereka tidak bepergian dengan transportasi publik. Bukan juga tenaga kesehatan yang bekerja di rumah sakit.

Salah satu penyebabnya bisa jadi karena tertular orang lain yang aktif berkegiatan di luar rumah. Untuk itu, sebaiknya mulai membiasakan diri dengan kebiasaan bersih, seperti melepas sepatu sebelum masuk ke rumah, serta langsung ganti baju sepulang dari tempat-tempat ramai seperti dikutip dari laman UNICEF. Jangan lupa untuk selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

Anda juga bisa mengonsumsi herbal seperti Sambiloto. Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), dr. Inggrid Tania mengatakan Andrographis paniculata atau yang dikenal dengan Sambiloto sudah lama digunakan oleh nenek moyang sebagai herbal untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Menurut dr. Inggrid, Sambiloto telah terbukti secara ilmiah memiliki khasiat sebagai antivirus. Dia menjelaskan, berdasarkan penelitian bio-informatika dan in-vitro sambiloto juga terbukti mempunyai fungsi antivirus terhadap virus SARS-CoV-2 yang menjadi penyebab COVID-19).

Senyawa aktif di dalamnya terutama Andrographolide dapat berikatan dengan protein virus SARS-CoV-2, dan melalui serangkaian mekanisme, mampu menghambat replikasi/ multiplikasi virus SARS-CoV-2, serta mengurangi peradangan.

Guna mendapat efek imunomodulasi yang lebih optimal dan seimbang, dr. Inggrid menyarankan herba Sambiloto untuk dikonsumsi bersama meniran, sembung dan jahe merah yang juga berperan sebagai antiradang serta imunomodulator.

Fatigon PromunoFatigon Promuno Foto: dok. Kalbe

Manfaat semuanya kini bisa Anda dapatkan dalam Fatigon Promuno. Fatigon Promuno merupakan imunomodulator dengan 4 herbal asli, yakni sambiloto, jahe merah, sembung, dan meniran. Keempat herbal tersebut bekerja secara seimbang menjaga imunitas tubuh setiap hari sehingga dapat dikonsumsi jangka panjang.

Untuk dapat hasil optimal, sebaiknya konsumsi Fatigon Promuno 3 kali sehari. Fatigon Promuno tersedia dalam kemasan botol dan blister sehingga mudah dibawa ke mana saja.

Produk Fatigon Promuno ini telah tersedia di toko resmi Kalbe Consumer Health di Tokopedia serta ada di apotek, toko obat dan minimarket terdekat. Yuk, jaga kesehatan tubuh menjelang Idul Fitri supaya silaturahmi tetap lancar dengan minum Fatigon Promuno dan disiplin terapkan protokol kesehatan!

(ads/ads)