Rabu, 12 Mei 2021 17:53 WIB

Jabar Paling Banyak, Ini Sebaran 4.608 Kasus Baru COVID-19 di RI 12 Mei 2021

Vidya Pinandhita - detikHealth
Warga tampak berkerumun saat berolahraga di kawasan Kanal Banjir Timur, Jakarta Timur, Minggu (7/3). Padahal kasus positif COVID-19 di DKI masih tinggi. Sebaran COVID-19 di RI per 12 Mei 2021. Foto: Rengga Sencaya
Jakarta -

Per 12 Mei 2021, Indonesia melaporkan penambahan kasus baru positif COVID-19 sebanyak 4.608. Total pasien terkonfirmasi saat ini sejumlah 1.728.204.

Jawa Barat menyumbang angka kasus positif terbanyak dengan total 814. Disusul DKI Jakarta dengan total kasus 656, dan Riau dengan total 523 kasus.

Detail perkembangan virus Corona per Rabu(12/5/2021), adalah sebagai berikut:

  • Kasus positif bertambah 4.608 menjadi 1.728.204
  • Pasien sembuh bertambah 4.671 menjadi 1.584.878
  • Pasien meninggal bertambah 152 menjadi 47.617

Tercatat sebanyak 63.258 spesimen diperiksa hari ini di seluruh Indonesia, sedangkan jumlah suspek sebanyak 87.034.

Sebaran 4.608 kasus baru Corona di Indonesia per Rabu (12/5/2021), sebagai berikut:

  • Jawa Barat: 814 kasus
  • DKI Jakarta: 656 kasus
  • Riau: 523 kasus
  • Sumatera Barat: 443 kasus
  • Jawa Timur: 248 kasus
  • DI Yogyakarta: 217 kasus
  • Bangka Belitung: 211 kasus
  • Kalimantan Barat: 138 kasus
  • Aceh: 128 kasus
  • Sumatera Selatan: 126 kasus
  • Kalimantan Timur: 126 kasus
  • Kepulauan Riau: 125 kasus
  • Jawa Tengah: 109 kasus
  • Bali: 97 kasus
  • Lampung: 88 kasus
  • Kalimantan Selatan: 85 kasus
  • Kalimantan Tengah: 79 kasus
  • Sumatera Utara: 78 kasus
  • Sulawesi Tengah: 66 kasus
  • Jambi: 60 kasus
  • Banten: 56 kasus
  • Bengkulu: 50 kasus
  • Papua Barat: 23 kasus
  • Nusa Tenggara Barat: 21 kasus
  • Sulawesi Selatan: 11 kasus
  • Nusa Tenggara Timur: 9 kasus
  • Sulawesi Utara: 9 kasus
  • Sulawesi Tenggara: 7 kasus
  • Papua: 3 kasus
  • Sulawesi Barat: 2 kasus
  • Kalimantan Utara: 0 kasus
  • Gorontalo: 0 kasus
  • Maluku: 0 kasus
  • Maluku Utara: 0 kasus


Simak Video "Pfizer Uji Klinis Vaksin COVID-19 untuk Anak Usia 5-11 Tahun"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/kna)