Rabu, 12 Mei 2021 20:00 WIB

Krisis Masih Berlanjut, Kematian Corona di India Tembus Seperempat Juta!

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
FILE - In this April 29, 2021, file photo, relatives react to heat emitting from the multiple funeral pyres of COVID-19 victims at a crematorium in the outskirts of New Delhi, India. COVID-19 infections and deaths are mounting with alarming speed in India with no end in sight to the crisis. People are dying because of shortages of bottled oxygen and hospital beds or because they couldn’t get a COVID-19 test. (AP Photo/Amit Sharma, File) Kematian akibat COVID-19 di India tembus seperempat juta. Foto: AP/Amit Sharma
Jakarta -

Kematian akibat virus Corona di India melampaui seperempat juta pada Rabu (12 Mei) dalam 24 jam paling mematikan sejak pandemi dimulai. Infeksi ini telah menyebar ke seluruh pedesaan, membebani sistem perawatan kesehatan pedesaan yang rapuh.

Adanya varian yang sangat menular, gelombang kedua mulai meletus pada bulan Februari dan membanjiri rumah sakit dan staf medis, serta krematorium dan kamar mayat. Para ahli masih belum bisa memastikan kapan angka tersebut akan mencapai puncaknya.

Kasus kematian membengkak dengan rekor 4.205 dan kasus baru naik 348.421 dalam 24 jam, membawa total kasus di negara itu melewati 23 juta. Namun, para ahli yakin angka sebenarnya bisa lima hingga 10 kali lebih tinggi.

"Masih terlalu dini untuk mengatakan apakah kami telah mencapai puncaknya," kata Dr Shahid Jameel, ahli virologi India dikutip dari surat kabar Indian Express.

"Ada beberapa indikasi kasus mereda. Tetapi kita tidak boleh lupa bahwa ini adalah dataran yang sangat tinggi. Kami tampaknya mencapai sekitar 400.000 kasus per hari," lanjutnya.

Dr Balram Bhargava, kepala Dewan Riset Medis India (ICMR), mengatakan dalam sebuah wawancara bahwa pembatasan penguncian harus tetap berlaku di semua distrik di mana tingkat infeksi di atas 10 persen.

Saat ini, tiga perempat dari 718 distrik di India memiliki tingkat tes positif di atas 10 persen, termasuk kota-kota besar seperti New Delhi, Mumbai dan pusat teknologi Bengaluru.



Simak Video "Cerita Jurnalis India Menyaksikan Kekacauan Tsunami COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)