Minggu, 16 Mei 2021 08:20 WIB

Tempat Wisata DKI Dipadati Warga, Waspada Penularan Corona di Kerumunan!

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
31 Ribu Pengunjung Padati Ancol, Akses ke Pantai Dibatasi (Foto: Adhyasta Dirgantara/detikcom) Foto: 31 Ribu Pengunjung Padati Ancol, Akses ke Pantai Dibatasi (Foto: Adhyasta Dirgantara/detikcom)
Jakarta -

Sejumlah tempat wisata di DKI seperti Taman Impian Jaya Ancol, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), dan Taman Margasatwa Ragunan, dipadati warga saat libur Lebaran. Imbas hal ini, Pemprov DKI Jakarta memutuskan untuk menutup tempat tersebut.

"Terhitung mulai tanggal 16 Mei 2021 sampai tanggal 17 Mei 2021 agar melakukan penutupan sementara tempat usaha dalam rangka penguatan protokol kesehatan," tulis surat edaran yang ditandatangani oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Gumilar Ekalaya.

Penutupan ini dilakukan karena melihat tiga tempat wisata tersebut mengalami peningkatan pengunjung yang signifikan selama libur lebaran.

Risiko penularan Corona di kerumunan

Dalam perang melawan COVID-19, kerumunan masih menjadi musuh nomor 1. Bagaimanapun, menjaga jarak sosial adalah salah satu metode mengurangi penularan virus Corona.

Adanya kerumunan membuat kita tidak dapat memprediksi penyebaran virus.

"Persoalannya kita tidak tahu seseorang itu membawa virus atau tidak, sehingga menjadi masalah walaupun tidak bergejala ataupun bergejala," ujar Dr Sholah Imari, MSc, dari Perhimpunan Ahli Epidemiolog Indonesia (PAEI) beberapa waktu lalu.

Secara teori, kerumunan orang akan menjadi hotspot penularan virus. Menurut Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit AS (CDC), virus Corona dapat menyebar di antara orang-orang yang melakukan kontak dengan satu sama lain, khususnya melalu droplet ketika batuk, bersin, dan berbicara.

Droplet ini dapat menyebar dan bisa saja terhirup oleh orang lain dan masuk ke dalam area pernapasan mereka sehingga menyebabkan infeksi.

Semakin banyak orang berkumpul di kerumunan dan semakin lama orang berinteraksi satu sama lain, semakin besar risiko penyebaran COVID-19.

Semakin tinggi tingkat penularan komunitas di daerah tempat keramaian akan semakin tinggi risiko penyebaran COVID-19 pada saat berkumpul.



Simak Video "Siapkah Indonesia Hadapi Varian Corona yang Lebih Ganas?"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)