Senin, 17 Mei 2021 08:02 WIB

Dikira Telah Wafat Akibat COVID-19, Wanita Ini Terbangun Sebelum Dikremasi

Ayunda Septiani - detikHealth
New Delhi - India kembali melaporkan rekor tertinggi untuk kasus harian virus Corona (COVID-19) di wilayahnya, dengan mencatat lebih dari 414 ribu kasus dalam 24 jam terakhir. Ini berarti selama sepekan terakhir, India mencatat 1,57 juta kasus Corona di berbagai wilayahnya. Foto ilustrasi. (Foto ilustrasi: Getty Images/Getty Images)
Jakarta -

Seorang wanita yang berusia 76 tahun dinyatakan sudah meninggal setelah dites positif terpapar virus Corona COVID-19. Tak beberapa lama sebelum dikremasi, wanita ini tiba-tiba terbangun dan menangis.

Wanita ini rencananya akan dikremasi oleh di Baramati, di sebuah kota di negara bagian Maharashtra, India.

Wanita ini bernama Shakuntala Gaikwad, ia dinyatakan positif COVID-19 beberapa hari sebelumnya. Gaikwad diisolasi di rumah, karena kondisinya memburuk karena usia yang sudah tua, keluarga memutuskan untuk memindahkannya ke rumah sakit di Baramati.

Pada 10 Mei, anggota keluarga membawa Gaikwad ke rumah sakit Baramati karena kondisinya yang memburuk. Gaikwad ditolak karena rumah sakit kehabisan tempat tidur.

Ketika keluarga menunggu di luar dengan kendaraan pribadi, Gaikwad tidak sadarkan diri, sehingga membuat keluarga percaya bahwa Gaikwad telah meninggal.

Keluarga pun membawanya pulang dan mulai mempersiapkan kremasi. Ketika kerabat berduka atas kehilangan Gaikwad, ia ditempatkan di usungan untuk perjalanan terakhirnya.

Dikutip dari laman India Today, Gaikwad tiba-tiba membuka matanya dan mulai menangis. Sontak membuat keluarga pun terkejut dan membawanya ke Rumah Sakit Silver Jubilee untuk perawatan.

Polisi Santosh Gaikwad membenarkan bahwa kejadian itu terjadi di desa Mudhale di Baramati.



Simak Video "Sukarelawan Terjun Langsung Jemput Jenazah COVID-19 di India"
[Gambas:Video 20detik]
(ayd/kna)