Senin, 24 Mei 2021 10:40 WIB

Keterisian RS COVID-19 Naik di Hampir Seluruh Provinsi, Ini Detailnya

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Genap setahun Corona mewabah di Indonesia. Corona terjadi di semua negara di dunia. Berikut negara-negara yang pernah melakukan lockdown dalam menghadapi pandemi ini. Tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit di hampir seluruh provinsi Indonesia mulai naik. (Foto ilustrasi: detikcom files)

Provinsi mana saja yang perlu mendapat perhatian lebih?

Ada empat provinsi yang memiliki tingkat keterisian tempat tidur di atas 50 persen, yakni Sumatera Utara (58 persen), Kalimantan Barat (58 persen), Sumatera Barat (53 persen), dan Riau (53 persen). Ini merupakan data pencampuran dari tingkat keterisian ruang isolasi dan ICU.

"Kalau kita breakdown lagi, focusing-nya sedikit berbeda. Untuk posisi tempat tidur intensif (ICU) Riau ini kuning 65 persen," kata Azhar.

Apa yang harus dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19?

Azhar meminta kepada seluruh rumah sakit COVID-19 di Indonesia untuk meningkatkan kapasitas ruang rawat mereka untuk pasien Corona. Caranya dengan melakukan alih fungsi atau konversi tempat tidur.

Sesuai dengan Surat Edaran Menteri Kesehatan Nomor HK.02.01/Menkes/11/2021, Azhar merinci apabila rumah sakit tersebut masuk ke dalam zona merah atau BOR di atas 80 persen, maka pihak rumah sakit harus mengonversi minimal 40 persen tempat tidur rawat inap biasa menjadi untuk perawatan pasien Corona, serta mengonversi minimal 25 persen ICU dari ruang rawat inap.

Kemudian untuk zona kuning, yakni BOR di atas 60-80 persen, Azhar meminta rumah sakit untuk mengonversi minimal 30 persen tempat tidur rawat inap untuk pasien Corona, serta mengonversi minimal 15 persen ICU dari ruang rawat inap.

Terakhir zona hijau atau BOR di bawah 60 persen, maka pihak rumah sakit harus mengonversi minimal 20 persen tempat tidur rawat inap untuk pasien Corona, serta mengonversi minimal 10 persen dari ruang rawat inap.

"Walaupun provinsinya hijau, tapi kalau pasiennya naik, terus tempat tidurnya tidak cukup, maka pasien tidak bisa ditangani dengan baik," tutur Azhar.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "Untuk Rawat Pasien Corona, RS Harus Penuhi Dulu Standar IPC"
[Gambas:Video 20detik]

(ryh/fds)