Jumat, 28 Mei 2021 13:05 WIB

Seperti Tak Ada Corona, 5 Negara yang Sudah Bebas Masker Ini Bikin Iri!

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
People visit the Great Wall during the labour day holiday in Beijing on May 1, 2021. (Photo by Noel Celis / AFP) Foto: AFP/NOEL CELIS
Jakarta -

Di kala beberapa negara seperti India hingga Brasil mencatat kenaikan kasus COVID-19, sejumlah negara lain tampaknya sudah menuju kondisi normal sebelum pandemi Corona.

Pasalnya, lima negara ini tak lagi mewajibkan masker demi mencegah penularan COVID-19. Orang yang sudah divaksinasi rata-rata melampaui 50 persen, dan transmisi penularan lokal COVID-19 tak lagi dilaporkan. Di mana saja ya? Berikut rangkumannya.

1. Amerika Serikat

Donna Anderson, left, walks with her friend Christine White, Tuesday, April 27, 2021, in Olympia, Wash. Both women said they are fully vaccinated and have felt comfortable recently in not wearing masks when they are outdoors. On Tuesday, the Centers for Disease Control and Prevention eased its guidelines on the wearing of masks outdoors, saying fully vaccinated Americans don't need to cover their faces anymore unless they are in a big crowd of strangers.Donna Anderson, left, walks with her friend Christine White, Tuesday, April 27, 2021, in Olympia, Wash. Both women said they are fully vaccinated and have felt comfortable recently in not wearing masks when they are outdoors. On Tuesday, the Centers for Disease Control and Prevention eased its guidelines on the wearing of masks outdoors, saying fully vaccinated Americans don't need to cover their faces anymore unless they are in a big crowd of strangers. Foto: AP Photo

Warga Amerika Serikat kini boleh melepas masker pasca vaksinasi COVID-19. Hal ini didukung Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), dengan menetapkan sejumlah syarat.

Bagi mereka yang sudah mendapatkan dua dosis vaksin Corona, berkumpul bersama teman yang juga sudah divaksin, hingga bepergian ke taman selama menghindari kerumunan, boleh melepas masker mereka. Presiden Amerika Serikat, Biden, menyambut baik rekomendasi CDC tersebut.

"Sebuah langkah menuju kehidupan di Amerika mendekati normal," tutur Biden, menargetkan kondisi normal dan bebas dari COVID-19 bisa tercapai di 4 Juli mendatang.

"Mulai hari ini, berkumpul dengan sekelompok teman, di taman, pergi piknik selama Anda divaksinasi, dan di luar ruangan, Anda bisa melepas masker," sambungnya, beberapa waktu lalu.

2. Israel

People without face masks watch the sunset, in Tel Aviv, Israel, Sunday, April 18, 2021. Israel has lifted a public mask mandate and fully reopened its education system in the latest easing of coronavirus restrictions following its mass vaccination drive. (AP Photo/Oded Balilty)People without face masks watch the sunset, in Tel Aviv, Israel, Sunday, April 18, 2021. Israel has lifted a public mask mandate and fully reopened its education system in the latest easing of coronavirus restrictions following its mass vaccination drive. (AP Photo/Oded Balilty) Foto: AP/Oded Balilty

Israel dinilai berhasil memerangi COVID-19, transmisi penularan Corona tak lagi tinggi. Warga tak lagi wajib memakai masker di luar ruangan sejak April kemarin.

"Akhirnya, saya bisa bernapas lega," Eli Bliach, 35, seorang pengusaha, berkata saat berjalan tanpa masker di pusat kota Yerusalem pada Minggu pagi, dikutip dari New York Times.

Israel diketahui telah mengambil langkah cepat untuk kembali ke kondisi normal setelah melakukan vaksinasi Corona massal. Lebih dari 50 persen populasi Israel telah divaksinasi penuh.

Kementerian Kesehatan Israel, Senin lalu menegaskan syarat wajib memakai masker di dalam ruangan bisa segera dicabut jika dalam 2 pekan mendatang tren penularan Corona terus menurun.

Namun, pejabat kesehatan setempat masih memberlakukan pembatasan pada sejumlah pelancong yang masuk, dan berencana untuk memperketat pembatasan demi mencegah masuknya varian baru Corona yang berpotensi 'kebal' vaksin COVID-19.

3. Bhutan

Meski berbatasan dengan India dan China, salah dua negara yang paling terdampak COVID-19, Bhutan berhasil memenangkan pertempuran melawan Corona.

Hebatnya, negara tersebut melakukan program vaksinasi COVID-19 dengan memvaksinasi lebih dari 90 persen populasi orang dewasa hanya dalam dua pekan. Total kasus Corona yang tercatat di Bhutan hingga kini hanya sebanyak 1.309 kasus, satu kematian sejauh ini.

Bhutan juga menjadi salah satu negara bebas masker pertama, tanpa melakukan lockdown ketat.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Siapkah Indonesia Hadapi Varian Corona yang Lebih Ganas?"
[Gambas:Video 20detik]