ADVERTISEMENT

Sabtu, 29 Mei 2021 06:30 WIB

Jogja Dapat 250 Ribu Dosis Vaksin AstraZeneca, Mulai Disuntikkan Juni

Pradito Rida Pertana - detikHealth
Petugas tenaga kesehatan memberikan vaksin Astrazeneca kepada warga di kawasan RW 01 Sunter Agung dan Puskesmas Cilincing, Jakarta Utara, Senin (24/5/2021). Vaksin AstraZeneca batch CTMAV547 resmi disetop. Namun Vaksin AstraZeneca selain batch CTMAV547 tetap digunakan dalam program vaksinasi nasional. Vaksin AstraZeneca (Foto: Pradita Utama)
Yogyakarta -

Kemenkes RI menyebut Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendapatkan pasokan 250 ribu dosis vaksin AstraZeneca. Ditargetkan untuk mempercepat vaksinasi, khususnya lansia.

"Jadi untuk AstraZenca kita dapat hibah dari COVAX yang difasilitasi oleh WHO sekitar 2 juta dosis vaksin. Semuanya sudah distribusikan ke seluruh provinsi dan untuk DIY dapat jatah 250 ribu dosis vaksin AstraZeneca," kata Direktur Produksi dan Distribusi Kefarmasian Ditjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes RI Agusdini Banun Saptaningsih saat ditemui di Kapanewon Bantul, Jumat (28/5/2021).

Selanjutnya, Dini menyebut untuk vaksin AstraZenaca baru digunakan untuk vaksinasi pertama di bulan Juni. Sedangkan untuk jeda vaksinasi dosis pertama kedua selama 12 minggu sehingga pada bulan Agustus akan dikirim lagi vaksin AstraZeneca dari pusat ke DIY.

"Jadi sampai saat ini kita masih dalam tahap ke dua vaksinasi untuk pelayanan publik dan lansia," ujarnya.

Menyoal keamanan vaksin AstraZeneca untuk DIY, Dini menyatakan aman digunakan. Mengingat BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) telah mengeluarkan rekomendasi bahwa vaksin AstraZenaca aman untuk digunakan.

"Selain itu Kemenkes dengan Dinas Kesehatan DIY dan Kabupaten-Kota sudah rapat dan memutuskan bahwa mulai bulan Juni vaksinasi akan menggunakan vaksin AstraZeneca," ujarnya.

"Dan yang jelas vaksin AstraZeneca yang saat ini sudah ada di Gudang Farmasi Dinkes DIY bukan vaksin AstraZeneca CTMAV547. Karena untuk vaksin AstraZeneca CTMAV547 sudah ditarik semua," lanjut Dini.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul Agus Budi Raharja mengaku telah mengajukan permintaan vaksin AstraZeneca kepada Dinkes DIY. Dia mengaku meminta 50 ribu dosis.

"Kalau dari kita akan mengajukan 50 ribu dosis vaksin AstraZeneca ke Dinkes DIY. Semua itu untuk mempercepat proses vaksinasi lansia di Bantul," katanya.



Simak Video "Indra Rudiansyah Kiprah Global Iluwan RI Pejuang Vaksin COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT