Rabu, 02 Jun 2021 20:13 WIB

Round Up

Fakta-fakta Vaksin Sinovac: Direstui WHO, Halal dan Suci Menurut MUI

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Vaksinasi tahap pertama di Kota Bogor dilakukan hari ini. Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menjadi orang pertama di Kota Bogor yang disuntik vaksin Corona. Vaksin Sinovac (Foto: Rifkianto Nugroho)

5. Dapat EUA dari BPOM

Selain mendapat EUL dari WHO, vaksin Sinovac sudah lebih dulu mendapatkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yaitu pada 11 Januari 2021 lalu.

"Pada Senin 11 Januari, Badan POM memberikan emergency use authorization pada kondisi emergency untuk vaksin CoronaVac produksi Sinovac yg bekerjasama dengan Bio Farma," kata Kepala BPOM Penny K Lukito, dalam konferensi pers daring, Senin (11/1/2021).

6. Suci dan halal

Hasil rapat Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyepakati bahwa vaksin Sinovac suci dan halal. Fatwa MUI terkait hal ini sudah dikeluarkan pada 8 Januari 2021 lalu.

"Kemudian terkait dengan aspek kehalalan, setelah dilakukan diskusi yang cukup panjang dari hasil penjelasan dari tim auditor, maka komisi fatwa menyepakati bahwa vaksin COVID-19 yang diproduksi oleh Sinovac yang diajukan oleh Bio Farma hukumnya suci dan halal, ini yang terkait dengan aspek kehalalannya," kata Ketua MUI Bidang Fatwa dan Urusan Halal, Asrorun Niam Sholeh, melalui akun YouTube TV MUI, Jumat (8/1/2021).

Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "Cara Kerja Vaksin COVID-19 di Tubuh Anak-anak dan Orang Dewasa"
[Gambas:Video 20detik]

(sao/up)