Kamis, 03 Jun 2021 18:30 WIB

5 Fakta Flu Burung Langka H10N3, Gejala hingga Cara Mengatasinya

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Husbandry, housing business for the purpose of farming meat, White chicken Farming feed in indoor housing. Live chicken for meat and egg production inside a storage. Ilustrasi flu burung H10N3 (Foto: Getty Images/iStockphoto/chayakorn lotongkum)

Bagaimana cara menanganinya?

Dr Adalja mengatakan umumnya cara penanganan penyakit flu burung sama seperti flu 'biasa'. Obat yang diberikan adalah obat antivirus, seperti oseltamivir (Tamiflu), peramivir, atau zanamivir.

Selain obat, ahli penyakit menular dan profesor di Universitas di Buffalo/SUNY John Sellick, DO, bisa juga menggunakan vaksin yang dibuat dengan memodifikasi vaksin flu burung yang sudah ada sebelumnya. Namun Prof Sellick mengingatkan bahwa belum ada vaksin yang benar-benar mutlak bisa mengobatinya.

Apa kata WHO?

Sampai saat ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) masih belum tahu pasti bagaimana virus H10N3 itu bisa menular ke manusia. Mereka juga mengungkapkan potensi penularannya masih ringan dan kemungkinan kecil menyebabkan wabah berskala besar.

"Sumber paparan pasien terhadap virus H10N3 tidak diketahui saat ini, dan tidak ada kasus lain yang ditemukan dalam pengawasan darurat di antara penduduk setempat," kata WHO dalam sebuah pernyataan yang dikutip ABC News, Kamis (3/6/2021).

Menurut WHO, virus H10N3 itu tampaknya tidak menular antarmanusia. Selain itu, saat ini belum ada indikasi yang mengatakan bahwa wabah flu burung langka ini telah menyebar luas.

"Ini merupakan laporan pertama yang pernah dilaporkan pada WHO tentang infeksi H10N3 pada manusia," ujar WHO.

"WHO, melalui Global Influenza Surveillance and Response System (GISRS) terus memantau virus influenza, termasuk yang berpotensi menjadi pandemi, dan melakukan penilaian risiko. WHO bekerja sama dengan otoritas nasional di China dan mitra GISRS untuk menilai lebih lanjut dan mengkarakterisasi peristiwa ini," pungkasnya.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "China Deteksi Kasus Pertama Flu Burung H3N8 pada Manusia"
[Gambas:Video 20detik]

(sao/up)