Jumat, 04 Jun 2021 10:34 WIB

India Tenggelamkan 1.200 Guci Abu Jenazah Pasien COVID-19 yang Tak Diurus

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Flames rise from cremation pyres of 13 COVID-19 patients who died in a fire that broke out in Vijay Vallabh COVID-19 hospital, at Virar, near Mumbai, India, Friday, April 23, 2021. Delhi has been cremating so many bodies of coronavirus victims that authorities are getting requests to start cutting down trees in city parks, as a second record surge has brought Indias tattered healthcare system to its knees. (AP Photo/Rajanish Kakade) Foto: AP/Rajanish Kakade
Jakarta -

Pada Kamis (4/6/2021), pihak berwenang India akhirnya mengambil langkah untuk mengurus abu jenazah pasien COVID-19 yang tidak kunjung diambil pihak keluarganya. Ribuan guci tanah yang dibungkus kain putih berisi abu tersebut menumpuk di krematorium Sumanahalli, Kota Bangalore, India.

Pemerintah setempat menyiapkan upacara khusus untuk menghanyutkan abu jenazah di sungai yang tidak jauh dari krematorium, dipimpin oleh pemangku agama Hindu. Total guci abu jenazah yang tidak diambil pihak keluarga itu mencapai 1.200 jenazah.

Dalam agama Hindu, merendam atau menaburkan abu jenazah di aliran sungai suci dianggap bisa membebaskan jiwa orang yang meninggal.

Salah satu pengelola krematorium, Kiran Kumar, mengatakan kemungkinan keluarga tidak mengambil abu jenazah tersebut karena tidak memiliki biaya atau takut tertular virus di tempat kremasi.

"Dalam sebuah keluarga, dua hingga tiga anggota mungkin meninggal karena Corona dan beberapa orang takut tertular infeksi, sehingga mereka tidak mau mengambilnya (abunya)," kata Kiran Kumar yang dikutip dari France24, Jumat (4/6/2021).

Sebelumnya, di India banyak jenazah pasien COVID-19 yang ditemukan bergeletakan di pinggir sungai Gangga. Tak hanya itu, sebagian mayat juga ditemukan mengapung di sungai yang dianggap suci tersebut.

BACA JUGA



Simak Video "Tim Satgas Indonesia Soroti Lonjakan Kasus Corona di India"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/fds)