Jumat, 04 Jun 2021 16:48 WIB

Makin Gawat! Kasus Corona di Kudus Naik 30 X Lipat Sepekan Terakhir

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Kasus COVID-19 melonjak di Kudus, Jawa Tengah. Akibatnya, sejumlah pasien harus antre di rumah sakit untuk dapat masuk IGD RSUD Dr. Loekmono Hadi. Foto: ANTARA FOTO/YUSUF NUGROHO
Jakarta -

Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito menyebut Kudus, Jawa Tengah, mengalami kenaikan kasus Corona yang sangat signifikan dalam sepekan terakhir. Disebutkan, peningkatan angka kasusnya mencapai 30 kali lipat.

"Kudus mengalami kenaikan kasus positif secara signifikan dalam satu minggu, yaitu naik lebih dari 30 kali lipat, dari 26 kasus menjadi 929 kasus," kata Wiku dalam konferensi pers BNPB, Jumat (4/6/2021).

"Hal ini menjadikan kasus aktif di kudus menjadi sebanyak 1.280 kasus atau 21,48 persen dari total kasus positifnya," lanjutnya.

Menurut Wiku, ini adalah angka yang cukup besar bila dibandingkan dengan kasus aktif nasional, yang hanya 5,47 persen. Tingginya penambahan kasus Corona ini pun menyebabkan keterisian tempat tidur, baik di ruang isolasi maupun ICU, di RS rujukan COVID-19 di Kudus meningkat tajam.

"Bahkan per tanggal 1 Juni lebih dari 90 persen tempat tidur terisi. Ini adalah kondisi yang sangat mengkhawatirkan," ujarnya.

Apa penyebab lonjakan COVID-19 di Kudus?

Wiku menjelaskan kenaikan kasus ini merupakan dampak dari adanya kegiatan wisata religi berupa ziara, serta tradisi kupatan yang dilakukan oleh warga Kudus pada 7 hari pasca lebaran Idul Fitri.

"Hal ini diperparah dengan banyaknya tenaga kesehatan di sana yang menderita COVID-19 yaitu sebanyak 189 orang dan rumah sakit yang belum menerapkan secara tegas dan disiplin zonasi merah, kuning, dan hijau, triase pasien COVID-19 dan non-COVID, serta keluarga pasien," jelas Wiku.

Wiku pun memberikan contoh terkait buruknya penanganan pasien Corona di Kudus. Menurutnya, masih ada pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yang didampingi keluarganya saat di rumah sakit.

"Contoh dari hal ini adalah masih adanya pasien COVID-19 di rumah sakit yang didampingi oleh keluarganya, yang keluar-masuk rumah sakit tanpa skrining. Dari kunjungi ini, ketua Satgas menginstruksikan kepada Pemda Kudus untuk segera melakukan konversi tempat tidur lainnya menjadi tempat tidur pelayanan pasien COVID-19," tuturnya.



Simak Video "Kasus Corona Melonjak, Ini Akses Kudus yang Dibatasi"
[Gambas:Video 20detik]
(ryh/naf)