Jumat, 04 Jun 2021 17:13 WIB

Jabar-DKI Tertinggi, Ini Sebaran 6.486 Kasus Baru COVID-19 RI 4 Juni 2021

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Petugas tenaga kesehatan melakukan swab antigen kepada pemudik di kawasan hunian vertikal Apartemen Gading Nias, Pengangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (20/5). COVID-19 di Indonesia. (Foto: Pradita Utama)
Jakarta -

Pada 4 Juni 2021, Indonesia melaporkan penambahan 6.486 kasus baru COVID-19. Total pasien terkonfirmasi saat ini sejumlah 1.843.612.

Jawa Barat menyumbang angka kasus positif terbanyak yakni 952 kasus, disusul DKI Jakarta dengan total 906 kasus, dan Jawa Tengah dengan total 887 kasus.

Detail perkembangan virus Corona per Jumat (4/6/2021), adalah sebagai berikut:

  • Kasus positif bertambah 6.486 menjadi 1.843.612
  • Pasien sembuh bertambah 5.950 menjadi 1.697.543
  • Pasien meninggal bertambah 201 menjadi 51.296.

Tercatat sebanyak 107.636 spesimen diperiksa hari ini di seluruh Indonesia, sedangkan jumlah suspek sebanyak 74.774.

Sebaran 6.486 kasus baru Corona di Indonesia per Jumat (4/6/2021), sebagai berikut:

  • Jawa Barat: 952 kasus
  • DKI Jakarta: 906 kasus
  • Jawa Tengah: 887 kasus
  • Riau: 593 kasus
  • Sumatera Barat: 306 kasus
  • Jawa Timur: 301 kasus
  • DI Yogyakarta: 299 kasus
  • Bangka Belitung: 279 kasus
  • Nusa Tenggara Timur: 233 kasus
  • Aceh: 209 kasus
  • Kepulauan Riau: 200 kasus
  • Sumatera Selatan: 156 kasus
  • Banten: 142 kasus
  • Kalimantan Barat: 123 kasus
  • Kalimantan Tengah: 119 kasus
  • Kalimantan Timur: 113 kasus
  • Sumatera Utara: 97 kasus
  • Jambi: 85 kasus
  • Nusa Tenggara Barat: 77 kasus
  • Lampung: 74 kasus
  • Bengkulu: 67 kasus
  • Kalimantan Selatan: 53 kasus
  • Bali: 51 kasus
  • Sulawesi Barat: 49 kasus
  • Maluku: 37 kasus
  • Sulawesi Tengah: 21 kasus
  • Kalimantan Utara: 18 kasus
  • Sulawesi Selatan: 13 kasus
  • Papua Barat: 11 kasus
  • Sulawesi Utara: 8 kasus
  • Maluku Utara: 4 kasus
  • Gorontalo: 2 kasus
  • Sulawesi Tenggara: 1 kasus.


Simak Video "WHO Jelaskan Penyebab Kasus 'Florona' Bisa Terjadi"
[Gambas:Video 20detik]
(ryh/up)