Jumat, 04 Jun 2021 19:00 WIB

Bisakah Hipospadia Dideteksi Sejak Hamil? Begini Penjelasan Dokter

Ardela Nabila - detikHealth
ilustrasi jenis kelamin Hipospadia (Foto: thinkstock)
Jakarta -

Hipospadia merupakan salah satu kelainan bawaan lahir pada genetalia pria yang ditemukan pada 1 dari 200-300 kelahiran bayi laki-laki. Namun, kelainan ini ternyata bisa dideteksi saat masa kehamilan dan diatasi melalui prosedur operasi.

Hal tersebut disampaikan oleh konsultan dokter spesialis urologi Dr dr Irfan Wahyudi, Sp (K) dari Rumah Sakit Siloam ASRI. Menurutnya, kelainan pada bayi, termasuk hipospadia, bisa mulai terdeteksi ketika usia kehamilan memasuki trimester ketiga.

"Kalau dari sisi kehamilan bisa (dideteksi dari masa kehamilan). Karena sekarang ini ada USG dan USG udah canggih, ada yang 4D segala macam. Biasanya di trimester ketiga itu sudah mulai banyak yang bisa dideteksi," ujar dr Irfan dalam Virtual Media Briefing, Jumat (4/6/2021).

Apabila memang terdeteksi adanya kelainan pada penis bayi, maka penanganan hipospadia bisa dilakukan ketika bayi telah lahir. Pasalnya, kelainan ini memang tidak bersifat fatal dan tidak memiliki risiko apapun pada bayi di dalam kandungan.

"Karena dia sifatnya tidak mematikan atau fatal, biasanya sih kita menunggu bayinya sampai lahir (baru ditangani). Tetapi paling tidak dengan deteksi awal kita bisa cepat menanganinya, tidak terlambat," lanjutnya.

Ditambahkan oleh konsultan dokter spesialis urologi dr Arry Rodjani, Sp U(K), operasi hipospadia sendiri bisa dilakukan kapan saja dan tidak ada batas maksimal usia. Hanya saja, semakin dewasa anak, tanpa disadari, hipospadia berisiko mengakibatkan gangguan psikologis pada pasien.

Oleh sebab itu, ia menyarankan untuk anak yang mengidap hipospadia agar bisa langsung mendapatkan penanganan. Usia minimal anak bisa menjalani operasi hipospadia adalah saat memasuki usia 6 bulan.

"Sebenarnya gak ada maksimal (usia anak operasi hipospadia). Tapi, artinya (kalau sudah dewasa) akan lebih sulit (operasinya) atau ada gangguan psikologis pada pasien, kadang-kadang tanpa kita sadari pasien merasa berat, sehingga hubungan sosial menjadi terganggu. Untuk minimal (usia) itu 6 bulan," tambah dr Arry dalam kesempatan yang sama.



Simak Video "Fakta Soal Mata Bengkak Gara-gara Sering Main Handphone"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)