Senin, 07 Jun 2021 12:52 WIB

Menkes: Sekolah Tatap Muka Terbatas Maksimal 2 Kali Seminggu!

Firdaus Anwar - detikHealth
Menkes Budi Gunadi Sadikin Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden
Jakarta -

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) mendorong agar sekolah tatap muka mulai dilakukan di bulan Juli 2021. Menanggapi hal itu, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin membeberkan beberapa syarat agar aman di tengah pandemi Corona.

Menkes Budi mengatakan utamanya adalah tatap muka dilakukan terbatas. Lebih detailnya, murid yang hadir tidak boleh lebih dari 25 persen total siswa di sekolah dan proses belajar tatap muka juga tidak lebih dari 2 jam per hari.

Sementara dalam seminggu belajar tatap muka hanya boleh dilakukan dua kali.

"Jadi seminggu hanya dua hari maksimal tatap muka. Setiap harinya maksimal hanya dua jam," kata Menkes Budi usai rapat bersama yang disiarkan Sekretariat Presiden, Senin (7/6/2021).

Siapa saja anak yang menghadiri tatap muka terbatas di sekolah disebut Menkes Budi akan ditentukan oleh pihak orang tua.

"Tugas kami, diberikan juga pada pak panglima dan pak kapolri, semua guru harus selesai divaksinasi sebelum mulai. Jadi mohon bantuan juga kepala daerah, karena vaksinnya kami kirim kepada kepala daerah, prioritaskan guru dan lansia," ungkap Menkes Budi.

"Terutama guru-guru harus sudah divaksinasi sebelum tatap muka terbatas dilaksanakan," pungkasnya.



Simak Video "Kemenkes Sebut Klaster Sekolah Banyak Terjadi pada Siswa SMP dan SMA"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)