Selasa, 08 Jun 2021 15:33 WIB

BPOM Pastikan Heboh Produk Nestle Tidak Sehat Tak Terkait Mutu dan Keamanan

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Berisiko Picu Kanker, 67 Batch Obat Asam Lambung Ranitidin Ditarik BPOM. Kepala BPOM Penny K Lukito Foto: Rifkianto Nugroho/detikHealth
Jakarta -

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) angkat bicara soal 'bocor' dokumen internal Nestle yang diungkap Financial Times. Dalam laporan FT disebutkan Nestle mengaku 60 persen produknya tak sehat.

BPOM menegaskan laporan yang diungkap FT lebih menyoroti kandungan gizi produk seperti gula, garam, dan lemak sebagai salah satu risiko pemicu penyakit jika dikonsumsi berlebihan.

"Informasi produk tidak sehat yang disampaikan pada pemberitaan tersebut, tidak terkait dengan keamanan dan mutu pangan," tegas BPOM dalam siaran persnya.

Sementara, seluruh produk makanan di Indonesia juga Nestle sudah mencantumkan informasi kandungan gizi termasuk kadar gula, garam, hingga lemak, sesuai dengan Peraturan Badan POM Nomor 22 tahun 2019. Menurut BPOM, informasi nilai gizi (ING) bisa dilihat di label produk makanan.

"Untuk lebih mudah dipahami masyarakat di Indonesia, pencantuman ING selain dalam bentuk tabel, pada label pangan juga dapat dicantumkan informasi tentang panduan asupan gizi harian dan logo 'pilihan lebih sehat' pada bagian utama label yang diterapkan secara sukarela," kata BPOM dalam rilis resmi yang diterima detikcom Selasa (8/6/2021).

"Model pencantuman "Health Star Rating" dengan persyaratan kandungan gizi tertentu dan menggunakan peringkat dari bintang setengah sampai dengan lima diterapkan di Australia dan New Zealand," lanjut BPOM meluruskan.

BPOM hingga kini, terus memantau proses evaluasi aspek keamanan, mutu, gizi, dan label termasuk dicantumkannya nomor ING dalam nomor izin edar produk makanan. BPOM menegaskan seluruh pelaku usaha wajib memenuhi syarat keamanan mutu, gizi, hingga label.

Terkait kasus ini, BPOM juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan budaya membaca label makanan termasuk informasi nilai gizi yang sudah tercantum di setiap produk makanan.

"Sebagai salah satu upaya pencegahan PTM dan menerapkan prinsip konsumsi gizi seimbang sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan No. 41/2014 tentang Pedoman Gizi Seimbang," tutup BPOM.



Simak Video "Penjelasan BPOM soal Heboh 60 Persen Produk Nestle Tidak Sehat"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)