Rabu, 09 Jun 2021 06:22 WIB

Cakupan Baru 17 Persen, Brebes Mulai Kebut Vaksinasi Corona ke 38 Ribu Orang

Imam Suripto - detikHealth
BANGKOK, THAILAND - JUNE 07: A woman takes a selfie while being administered the AstraZeneca Covid-19 coronavirus vaccine by a health worker at the mass vaccination site inside the Siam Paragon shopping mall on June 07, 2021 in Bangkok, Thailand. Thailand began rolling out its long-anticipated mass vaccination program on Monday. The government has said it will vaccinate around 70 percent of its population by the end of the year, with either  Sinovac or AstraZeneca vaccines. The government has also announced plans to acquire Pfizer and Johnson & Johnson vaccines to bolster its program. (Photo by Sirachai Arunrugstichai/Getty Images) Foto: Getty Images/Sirachai Arunrugstichai
Brebes -

Puluhan ribu warga Brebes, Jawa Tengah, ditargetkan divaksin COVID-19 dalam lima hari ke depan. Mereka adalah para guru, pedagang pasar dan lansia.

Vaksin di Brebes ini dikebut menyusul masih rendahnya cakupan dibanding daerah lain di Brebes. Bahkan, menurut laporan Satgas COVID-19 Jawa Tengah, Brebes menempati urutan paling buncit, yakni pada angka 17 persen.

"Jadi di tingkat Jawa Tengah, cakupan vaksin ke masyarakat di Brebes masih sangat rendah. Kemarin tulisannya 17,1 persen. Ini sangat rendah sekali. Maka hari ini kami melakukan rapat untuk mulai besok (Rabu) melakukan vaksin serentak," ungkap Bupati Brebes, Idza Priyanti usai menggelar rapat koordinasi di Pendopo Brebes, Selasa (9/6/2021).

Bupati meneruskan, yang menjadi sasaran vaksin adalah kelompok pedagang pasar, kalangan pendidik dan lansia. Untuk pelaksanaan vaksin serentak ini, Pemkab telah menyediakan 3800 vial dimana satu vial untuk vaksinasi 10 orang.

Lebih lanjut dijelaskan, pedagang yang ada divaksin tersebar di 25 pasar yang ada di 17 kecamatan dan beberapa pasar desa. Ada sekitar 6.000 pedagang pasar dan 4.000 pedagang pasar desa dan pasar tiban yang akan menjadi sasaran vaksiniasi.

Dari kalangan pendidik, kata Idza Priyanti ada sekitar 12 ribu orang dan sisanya adalah lansia.

"Mulai besok itu hari Rabu semua pedagang pasar akan divaksin serentak. Kemudian Kamis sama Jumat itu para pendidik sebanyak 12 ribu, jadi selama dua hari dan Sabtu adalah guru madrasah. Seninnya adalah lansia. Kita ada stok vaksin untuk 38 ribu orang," beber Bupati Brebes.

Menyinggung soal minimnya cakupan vaksin di Brebes, Sartono, Kepala Dinas Kesehatan mengatakan, droping vaksin tidak seimbang dengan jumlah penduduk yang menjadi sasaran vaksinasi. Sehingga cakupan vaksinnya terkesan masih rendah.

"Brebes itu penduduknya banyak. Vaksin yang dikirim ke kita itu tidak seimbang dengan jumlah sasaran yang ditetapkan. Sehingga tidak mungkin capaian kita banyak," kilahnya.

Pelaksanaan vaksinasi serentak, akan melibatkan tenaga medis dari 38 puskesmas yang tersebar di Brebes. Dalam sehari, tiap puskesmas ditarget mampu menyuntik 200 orang.



Simak Video "6 Vaksin Corona yang Sudah Kantongi Restu dari WHO"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)