Kamis, 10 Jun 2021 18:16 WIB

DKI Tembus 2.091! Ini Sebaran 8.892 Kasus Baru COVID-19 RI 10 Juni 2021

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Operasi disinfeksi Corona dengan menyemprotkan cairan disinfektan dilakukan di kawasan Monas. Hal itu dilakukan untuk sterilisasi lokasi jelang dibuka kembali. (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta -

Indonesia mencatat penambahan 8.892 kasus baru COVID-19, Kamis (10/6/2021). Total kasus positif saat ini sebanyak 1.885.942.

Provinsi DKI Jakarta mencatat penambahan kasus terbanyak dengan jumlah 2.091 kasus. Di bawahnya, terdapat Jawa Tengah dengan 1.535 kasus dan Jawa Barat dengan 1.334 kasus.

Berikut detail perkembangan virus Corona di RI per Kamis (10/6/2021):

  • Kasus positif bertambah 8.892 menjadi 1.885.942
  • Pasien sembuh bertambah 5.661 menjadi 1.728.914
  • Pasien meninggal bertambah 211 menjadi 52.373

Sebanyak 110.623 spesimen diperiksa hari ini di seluruh Indonesia, sedangkan jumlah suspek tercatat sebanyak 102.824.

Sebaran 8.892 kasus baru COVID-19 di Indonesia pada Kamis (10/6/2021):

  • DKI Jakarta: 2.091 kasus
  • Jawa Tengah: 1.535 kasus
  • Jawa Barat: 1.334 kasus
  • DI Yogyakarta: 455 kasus
  • Riau: 438 kasus
  • Jawa Timur: 425 kasus
  • Sumatera Barat: 353 kasus
  • Kepulauan Riau: 307 kasus
  • Aceh: 247 kasus
  • Sumatera Utara: 211 kasus
  • Banten: 188 kasus
  • Sumatera Selatan: 154 kasus
  • Kalimantan Barat: 149 kasus
  • Jambi: 132 kasus
  • Kalimantan Timur: 108 kasus
  • Kalimantan Tengah: 106 kasus
  • Kalimantan Selatan: 102 kasus
  • Lampung: 97 kasus
  • Bangka Belitung: 89 kasus
  • Nusa Tenggara Timur: 63 kasus
  • Bali: 61 kasus
  • Sulawesi Selatan: 45 kasus
  • Nusa Tenggara Barat: 37 kasus
  • Papua: 34 kasus
  • Bengkulu: 33 kasus
  • Kalimantan Utara: 20 kasus
  • Sulawesi Tenggara: 19 kasus
  • Gorontalo: 15 kasus
  • Sulawesi Tengah: 14 kasus
  • Sulawesi Utara: 10 kasus
  • Maluku Utara: 8 kasus
  • Sulawesi Barat: 5 kasus
  • Maluku: 5 kasus
  • Papua Barat: 2 kasus


Simak Video "Relawan Pemakaman Malaysia Ketar-ketir Lihat Lonjakan COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)