Jumat, 11 Jun 2021 17:18 WIB

Indonesia Kembali Terima 1 Juta Dosis Vaksin Sinopharm

Khoirul Anam - detikHealth
KPCPEN Foto: Dok. KPCPEN
Jakarta -

Indonesia menerima 1 juta dosis vaksin Sinopharm yang merupakan kedatangan vaksin tahap ke-16. Vaksin dibawa menggunakan Pesawat angkut Garuda Indonesia dan dikemas dalam 26 isolation box berukuran 110cm x 100cm x 157cm.

Adapun estimasi berat keseluruhan kargo mencapai 10.244 kg. Dengan tambahan 1 juta dosis ini, pemerintah telah memperoleh dua juta dosis vaksin yang digunakan untuk vaksinasi Gotong Royong tersebut.

Kamis malam (10/6), juga telah datang 1.504.800 dosis vaksin AstraZeneca melalui jalur multilateral, COVAX Facility. Sejauh ini, Pemerintah Indonesia telah mengamankan 94.728.400 dosis vaksin, dengan rincian vaksin Sinovac sebanyak 84.500.000 dosis, AZ COVAX Facility sebanyak 8.228.400 dosis dan Sinopharm sebanyak 2 juta dosis.

Indonesia saat ini menggunakan tiga jenis vaksin, yaitu Sinovac, AstraZeneca, dan Sinopharm. Ketiga vaksin itu telah memperoleh Emergency Use Listing atau EUL dari WHO sehingga telah memenuhi persyaratan internasional dalam hal kualitas, keamanan, dan efektivitasnya untuk digunakan pada masa darurat kesehatan. Pemerintah berupaya memenuhi kebutuhan vaksinasi dalam negeri setidaknya 181,5 juta orang demi mencapai herd immunity.

Diketahui, berdasarkan laporan WHO, kasus positif COVID-19 dunia sudah melebihi 175 juta kasus dengan angka kematian lebih dari 3,7 juta orang. Kawasan Asia Tenggara mengalami kenaikan sebesar 4.2% dalam sepekan terakhir, dengan jumlah kasus telah melewati 4,1 juta kasus. Jumlah kematian tercatat sebanyak 81.704 jiwa, naik 4,1% pada awal Juni ini.

Tercatat, persentase kenaikan kasus mingguan tertinggi di Asia Tenggara terdapat di Vietnam, yaitu 1.640 kasus dalam seminggu atau naik 23,1%, diikuti Malaysia 51.282 kasus dalam seminggu atau naik 9,1%. Indonesia pun tercatat mengalami kenaikan 2,2% atau sebanyak kasus positif 39.997 dalam seminggu.

Vaksinasi di sejumlah negara telah berhasil menekan angka penyebaran COVID-19. Di Eropa, Inggris misalnya, telah mampu menurunkan kasus harian hingga di angka sekitar 5.000 dari sebelumnya, 60 ribu kasus perhari, setelah dosis vaksin yang diberikan mencapai 101,51% populasi. Contoh lainnya adalah Amerika Serikat yang mampu menurunkan kasus baru per harinya dari sekitar 300 ribu menjadi 12 ribu per hari, setelah dosis vaksin yang diberikan mencapai 91,57% populasi.

Pemerintah terus bekerja keras untuk mengatasi pandemi termasuk melalui vaksinasi dan pelaksanaan protokol kesehatan. Dukungan penuh masyarakat menjadi elemen penting berhasilnya upaya penanganan COVID-19 dalam negeri.

(akn/up)