Minggu, 13 Jun 2021 16:00 WIB

Eriksen Diragukan Bisa Main Bola Lagi, Ini Alasannya Menurut Dokter Jantung

Vidya Pinandhita - detikHealth
Paramedics using a stretcher to take out of the pitch Denmarks Christian Eriksen after he collapsed during the Euro 2020 soccer championship group B match between Denmark and Finland at Parken stadium in Copenhagen, Denmark, Saturday, June 12, 2021. (Friedemann Vogel/Pool via AP) Christian Eriksen kolaps di tengah laga Euro 2020, Sabtu (12/6/2021). Foto: AP/Friedemann Vogel
Jakarta -

Pesepakbola Denmark Christian Eriksen disebut tidak akan lagi bisa bermain sebagai profesional pasca insiden semalam. Di tengah laga Euro 2020 Denmark vs Finlandia, Christian mendadak kolaps, diduga karena henti jantung atau cardiac arrest.

Setelah mendapat penanganan CPR (cardio pulmonary resuscitation), kondisi gelandang berusia 29 tahun itu membaik lalu dilarikan ke rumah sakit.

Meski belum ada kepastian perihal penyebab kolaps Eriksen, profesor kardiologi olahraga di Universitas St George London yang bekerja sama dengan Eriksen ketika di Tottenham Hotspur, Sanjay Sharma meyakini, pasti ada kondisi fisik Eriksen yang tidak beres di balik insiden semalam.

Ia menegaskan, penelitian lebih lanjut harus dilakukan untuk mengetahui penyebab kolaps Eriksen.

"Orang ini rutin menjalani tes dan hasilnya selalu baik hingga 2019. Jadi bagaimana Anda menjelaskan dugaan serangan jantung ini?" katanya, dikutip dari Sky News, Minggu (13/6/2021).

Sejalan dengan pernyataan Sanjay, badan sepak bola Inggris juga menegaskan harus adanya pertimbangan ketat untuk bisa mengizinkan Eriksen kembali ke lapangan.

"Kabar baiknya adalah dia akan tetap hidup, kabar buruknya adalah dia akan segera mengakhiri kariernya. Jadi apakah dia akan memainkan pertandingan sepak bola profesional lainnya?" tegas Sanjay.

"Di Inggris dia tidak akan bermain. Kami akan sangat ketat tentang hal itu," sambungnya.

Prof Sharma memimpin kelompok ahli konsensus jantung FA dan merupakan konsultan untuk amal Cardiac Risk In The Young.

Menurutnya, kini kondisi Eriksen memang membaik. Tubuhnya stabil, pandangannya pun baik. Namun tak ambil risiko, pihaknya bersikeras agar Eriksen tak kembali bermain ke lapangan.

"Tanpa terus terang, dia sempat meninggal hari ini. Walaupun hanya selama beberapa menit, tetapi dia memang mati. Lalu apakah profesional medis akan mengizinkannya mati lagi (jika kembali bermain)? Jawabannya adalah tidak," pungkas Sanjay.



Simak Video "Yuk Belajar CPR, Pertolongan Pertama Henti Jantung"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)