Senin, 14 Jun 2021 12:52 WIB

Gawat! Tingkat Hunian Wisma Atlet Capai 80 Persen, Tambah 2 Ribu Tempat Tidur

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Sejumlah kendaraan ambulans dan bus sekolah yang membawa pasien COVID-19 antre untuk masuk kawasan Rumah Sakit Darurat  COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet, Jakarta, Kamis (10/6). Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Kondisi COVID-19 di DKI Jakarta makin mengkhawatirkan. Dalam beberapa hari terakhir, terjadi peningkatan kasus aktif, kasus positif harian, rasio positif, hingga keterisian tempat tidur perawatan pasien COVID-19.

Peningkatan jumlah pasien juga terjadi di Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran. Manajemen RSDC Wisma Atlet menambah 2 ribu tempat tidur sebagai upaya antisipasi membludaknya pasien.

"Kami menyiapkan tambahan sekitar 2.000 bed dan sudah bisa digunakan secepatnya," kata Koordinator RSDC Wisma Atlet Mayjen Tugas Ratmono dalam keterangan tertulis di Jakarta, dikutip dari ANTARA, Senin (14/6/2021).

Penambahan kapasitas dilakukan dengan mengoptimalkan setiap unit apartemen/rusunawa di tower 4,5, 6, dan 7. Setiap unit akan dimaksimalkan daya tampungnya jadi tiga pasien, terutama pasien kategori gejala ringan.

Penambahan kapasitas tempat tidur ini merespons bertambahnya jumlah pasien yang dirawat dalam beberapa waktu terakhir. Per Minggu (13/6/2021), sebanyak 4.836 pasien Corona masih dirawat di RSDC Wisma Atlet.

"Tingkat hunian mencapai 80,68 persen," ungkap Mayjen Tugas.

Mayjen Tugas menyatakan bahwa manajemen RSDC Wisma Atlet Kemayoran sudah beberapa kali menghadapi situasi lonjakan pasien COVID-19, yaitu 5.080 pasien pada tanggal 27 September 2020 dan 5.036 pada tanggal 24 Januari 2021.

"Kita berharap tidak ada lonjakan pasien, tetapi kami tetap harus menyiapkan diri demi merawat pasien COVID-19 dan ketenangan masyarakat lebih luas," kata Mayjen Tugas.



Simak Video "WHO Rekomendasikan Obat untuk Kurangi Risiko Kematian Pasien COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)