Kamis, 17 Jun 2021 05:30 WIB

Corona di Mana-mana, Amankah Beli Pakaian Bekas di Awul-awul?

Pradito Rida Pertana - detikHealth
Sejumlah warga berbelanja pakaian bekas impor di Blok 3 Pasar Senen, Jakarta, Senin (10/5/2021). Sejumlah pedagang setempat mengaku penjualan pakaian bekas impor seharga Rp20.000-Rp100.000 per buah tersebut mengalami kenaikan permintaan 50-100 persen selama sepekan terakhir menjelang Lebaran. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aww. Thrifting baju bekas (Foto: ADITYA PRADANA PUTRA/ADITYA PRADANA PUTRA)

Dihubungi terpisah, Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perdagangan (Disperindag) DIY Yanto Aprianto mengatakan, bahwa pakaian bekas yang dijualbelikan termasuk barang impor. Selain itu, Indonesia tidak pernah mengimpor pakaian bekas, sehingga pakaian bekas yang dijualbelikan itu terbilang ilegal.

"Sebetulnya kan yang namanya impor pakaian bekas itu tidak ada. Itu kan sebetulnya barang penyelundupan yang dimasukkan ke Indonesia lewat jalur aman itu," katanya.

Menyoal maraknya gerai pakaian bekas impor saat ini, Yanto mengaku akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menertibkannya. Pasalnya pakaian bekas impor itu ilegal.

"Kami akan lakukan koordinasi untuk penertiban penjualan pakaian bekas di pasaran. Nanti kita akan kerjasama dengan beacukai karena itu barang ilegal yang masuk ke Indonesia," ucapnya.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "Siapkah Indonesia Hadapi Varian Corona yang Lebih Ganas?"
[Gambas:Video 20detik]

(up/up)