Kamis, 17 Jun 2021 10:30 WIB

Corona Mulai Reda, Negara Ini Longgarkan Aturan Wajib Masker di Luar Ruangan

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Prancis telah melonggarkan lockdown karena COVID-19 mulai Rabu (19/5/2021). COVID-19 di Prancis. (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Pemerintah Prancis telah melonggarkan jam malam dan aturan untuk menggunakan masker terkait COVID-19. Perubahan peraturan tersebut diumumkan Perdana Menteri Prancis Jean Castex pada Rabu (16/6/2021) kemarin.

Dalam konferensi pers, Castex mengungkapkan aturan wajib menggunakan masker akan dicabut mulai hari ini, Kamis (17/6/2021). Sementara untuk aturan jam malam, akan dicabut pada 20 Juni 2021 mendatang, 10 hari lebih cepat dari waktu yang direncanakan sebelumnya.

"Situasi kesehatan kami membaik lebih cepat dari yang kami harapkan," kata Castex dalam konferensi pers yang dikutip dari Channel News Asia, Kamis (17/6/2021).

Namun, Castex mengatakan ada beberapa pengecualian terkait aturan penggunaan masker di luar ruangan. Masker tersebut masih harus digunakan saat di luar ruangan, seperti di transportasi umum, stadion, dan tempat-tempat ramai lainnya.

Pencabutan aturan ini dilakukan karena jumlah kasus infeksi COVID-19 di negara tersebut menurun. Hal ini disebabkan karena upaya program vaksinasi yang dilakukan di Prancis terus meningkat.

Pemerintah Prancis terus berusaha mengajak sebanyak mungkin orang divaksinasi untuk melawan penyebaran varian-varian Corona di wilayahnya. Castex mengatakan pemerintah berharap agar sekitar 35 juta warganya bisa segera mendapat vaksinasi penuh secepatnya.

Pada Selasa (15/6/2021) lalu, jumlah rata-rata kasus COVID-19 baru di Prancis turun menjadi 3.200 kasus. Ini menjadi angka kasus Corona terendah di Prancis sejak Agustus 2020.



Simak Video "Spanyol Tak Lagi Wajibkan Warganya Pakai Masker, Indonesia Nanti Dulu"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)