Minggu, 20 Jun 2021 19:35 WIB

Kala Media Asing Soroti Ledakan Kasus Virus Corona di Indonesia

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Kasus harian COVID-19 di DKI Jakarta meningkat. Meski demikian, sejumlah warga tetap memanfaatkan libur mengunjungi taman di kawasan Danau Sunter, Jakarta. Ilustrasi. (Foto: Rengga Sencaya)
Jakarta -

Terjadi lonjakan kasus Corona yang cukup signifikan di Indonesia dalam beberapa hari terakhir. Ledakan kasus ini pun menjadi sorotan beberapa media asing, di antaranya The Wall Street Journal dan Al Jazeera.

The Wall Street Journal melaporkan kenaikan kasus yang terjadi di Indonesia disebut-sebut diakibatkan varian Delta yang sudah menyebar secara dominan bahkan hingga ke ibu kota, Jakarta.

Baik The Wall Street Journal dan AlJazeera menyoroti kecepatan penularan Corona di Kudus, Jawa Tengah. Indonesia juga dikhawatirkan menjadi negara lain yang berisiko mengalami tsunami COVID-19.

Menurut catatan Wall Street Journal, realisasi vaksinasi COVID-19 di Indonesia masih kurang dari 5 persen dari total populasi mencapai 270 juta orang.

Selain itu, kapasitas melacak penyebaran varian di RI masih terbatas, sehingga sulit untuk mengukur seberapa luas penyebaran varian Delta yang dianggap lebih menular. Pakar medis mengatakan jika lonjakan terus meningkat, itu bisa mengakibatkan sistem kesehatan kolaps.

Dokter mengatakan mereka khawatir tentang lebih dari jumlah kasus yang bertambah. Di daerah di mana varian Delta mendominasi, tiga dokter mengatakan mereka menemukan beberapa anggota keluarga terinfeksi, termasuk lebih banyak orang muda, dan kondisi pasien memburuk lebih cepat daripada wabah sebelumnya.

"Banyak yang tanpa penyakit penyerta, kematian mereka terjadi begitu cepat," kata seorang dokter di kota Bangkalan.

Studi terbaru di Inggris menemukan bahwa vaksin menawarkan perlindungan yang cukup besar terhadap varian Delta. Namun penelitian tersebut melibatkan vaksin yang dikembangkan oleh Pfizer Inc. dan BioNTech NE dan AstraZeneca. Sinovac belum termasuk dalam penelitian tersebut



Simak Video " Asal-usul Penyebutan Varian COVID-19 'Delta Plus'"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)