Senin, 21 Jun 2021 07:35 WIB

Alert! Dinkes DKI Prediksi Kasus Aktif Harian Corona Bisa Tembus 200 Ribu

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Sejumlah kendaraan ambulans dan bus sekolah yang membawa pasien COVID-19 antre untuk masuk kawasan Rumah Sakit Darurat  COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet, Jakarta, Kamis (10/6). Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti menjabarkan kondisi kasus aktif Corona sudah berada di tingkat luar biasa. Terlihat dari hunian ruang isolasi pasien Corona dan ICU yang terus meningkat meskipun kapasitas tempat tidur sudah ditambah.

"Tempat tidur rumah sakit kita kejar-kejaran dengan kecepatan peningkatan kasus positif harian. Itu yang menjadi catatan khusus kita dan berhati-hati," beber Widya sambil menekankan kesiapan rumah sakit tak akan terkejar bila tak ada pembatasan mobilitas yang masif.

Untuk diketahui, saat ini tempat tidur isolasi DKI Jakarta per 19 Juni sebanyak 8.924, 7.919 di antaranya sudah terisi, atau hunian sudah mencapai 89 persen. Angka yang tinggi juga terjadi di hunian pasien Corona ICU, tercatat sebanyak 963 pasien ICU dari total ketersediaan tempat tidur 1.189.

Artinya, hunian ruang ICU DKI sudah mencapai 81 persen. Hal ini menurut Widya perlu menjadi perhatian bersama untuk menerapkan pembatasan mobilitas yang lebih luas, terlebih lonjakan kasus COVID-19 kini tak hanya terjadi di DKI tetapi di beberapa provinsi lainnya seperti Jabar dan Jateng.

Berdasarkan pemodelan data Dinkes DKI, di Agustus mendatang, kasus aktif harian virus Corona bisa menembus angka 200 ribu kasus. Kenaikan lonjakan kasus COVID-19 jika situasi terus tak terkendali mulai menanjak tinggi di akhir bulan ini sebanyak 70 ribu kasus.

"Nah saat ini posisi kita ada 27 ribu warga kasus aktif yang harus kita lakukan isolasi, kalau kita lakukan prediksi itu bisa sampai tembus kasus aktif harian itu mencapai lebih dari 70 ribu bahkan kalau sampai dengan Agustus bisa sampai 218 ribu," lanjut dia.

"Ini adalah tentunya angka prediksi, kenapa ini kita hitung, karena kita harus intervensi sesuatu yang lebih masif sehingga bisa kita kendalikan seperti halnya di tahun-tahun lalu," pungkasnya.

Selain total kasus aktif dan hunian pasien Corona di ruang isolasi dan ICU, zona kuning juga tercatat meningkat dari semula 2.416 kini menjadi 3.586 wilayah, terbanyak berada di Jakarta barat dengan catatan lebih dari seribu wilayah.



Simak Video "Begini Cara Aman Menyusui Bayi dari Ibu yang Positif Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)