Selasa, 22 Jun 2021 12:05 WIB

Yakin Diizinkan BPOM? Kemenkes: Uji Ivermectin untuk COVID-19 Baru Mau Mulai

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Ivermectin is not a brand name: it is the generic term for the drug. Foto: Getty Images/iStockphoto/RapidEye
Jakarta -

Obat Ivermectin belakangan jadi sorotan usai disebut Menteri BUMN Erick Thohir mendapat izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Meski begitu, sebelumnya BPOM merilis pernyataan resmi bahwa Ivermectin masih akan diuji coba untuk keamanan dan khasiatnya terkait COVID-19 di Balitbangkes Kementerian Kesehatan RI.

Sementara, Direktur Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular Kemenkes dr Siti Nadia Tarmizi menegaskan uji klinis Ivermectin baru akan dimulai prosesnya. Maka dari itu belum ada kejelasan hasil terkait keamanan maupun khasiat Ivermectin untuk terapi COVID-19.

"Belum (mulai uji Ivermectin). Baru akan dimulai," demikian tegas dr Nadia saat dikonfirmasi detikcom Selasa (22/6/2021).

Lebih lanjut, ia menegaskan obat Ivermectin ini tetap harus di bawah penanganan dokter. Pasalnya, tidak semua pasien kemudian membutuhkan Ivermectin.

"Ivermectin sudah ada izin edar dari BPOM, tapi cek indikasinya untuk apa ya," kata Nadia.

Lebih lanjut, dr Nadia menegaskan Ivermectin memang sudah mendapat izin edar BPOM tetapi untuk indikasi tertentu. Seperti rilis resmi BPOM per 10 Juni 2021, Ivermectin kaplet 12 mg terdaftar di Indonesia untuk indikasi infeksi kecacingan atau obat cacing.

Pernyataan ramai izin edar BPOM soal Ivermectin untuk terapi COVID-19 berawal dari pengumuman Menteri BUMN Erick Thohir.

"Hari ini juga kami ingin menyampaikan obat Ivermectin obat antiparasit sudah keluar hari ini sudah mendapatkan izin BPOM," kata Menteri BUMN Erick Thohir, Senin (21/6/2021).



Simak Video "Lampu Hijau Uji Klinis Ivermectin Sebagai Obat COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)