Kamis, 24 Jun 2021 13:31 WIB

COVID-19 DKI Melonjak! Ini Syarat Dapat Rujukan ke Wisma Atlet

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Sejumlah kendaraan ambulans dan bus sekolah yang membawa pasien COVID-19 antre untuk masuk kawasan Rumah Sakit Darurat  COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet, Jakarta, Kamis (10/6). Foto: Pradita Utama
Jakarta -

DKI Jakarta kembali masuk dalam zona merah Corona. Ribuan orang dilaporkan terkonfirmasi positif COVID-19 setiap harinya di ibu kota.

Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet pun menjadi salah satu tujuan utama bagi warga Jakarta yang terpapar COVID-19. Apa saja persyaratannya jika ingin dirujuk untuk isolasi mandiri di RSD Wisma Atlet?

Menurut koordinator Humas RSD Wisma Atlet, Letkol TNI Laut M Arifin, warga Jakarta yang terkonfirmasi positif COVID-19 bisa langsung melapor ke puskesmas terdekat untuk meminta rujukan ke RSD Wisma Atlet.

"Untuk SOP sudah dibagikan ke puskesmas-puskesmas. Dari orang yang terkonfirmasi (positif COVID-19) melaporkan ke fasilitas kesehatan terdekat atau puskesmas, kemudian dari puskesmas akan menghubungi call center di sini (RSD Wisma Atlet)," kata Arifin dalam diskusi virtual, Rabu (23/6/2021).

"Untuk meminta persetujuan bisa diterima di sini atau tidak, karena kriteria yang masuk di sini juga ada kriterianya sesuai SOP," tambahnya.

Lebih lanjut, kata Arifin, hanya pasien dengan gejala ringan dan sedang saja yang diterima untuk dirujuk ke RSD Wisma Atlet. Pasien COVID-19 yang memiliki komorbid pun diizinkan.

"Sedangkan orang tanpa gejala atau asimptomatik untuk sementara ini diarahkan ke Rusun Nagrak di Cilincing," ujarnya.

Saat ini tingkat keterisian RSD Wisma Atlet sudah mencapai 90 persen. Arifin pun berharap banyak pasien COVID-19 yang akan sembuh dari infeksi virus Corona, sehingga RSD Wisma Atlet tidak semakin penuh.

"Untuk saat ini 90 persen terisi keterisiannya. Jadi tinggal 9,22 persen. Yang nanti mudah-mudahan hari ini banyak yang bisa dipulangkan pasiennya, sehingga bisa gantian untuk masuk yang baru," jelas Arifin.



Simak Video "Dinkes Sebut Kenaikan Kasus COVID-19 DKI Seperti De Javu"
[Gambas:Video 20detik]
(ryh/naf)