Jumat, 25 Jun 2021 09:08 WIB

Round Up

DKI Tembus 7 Ribu! Tiga RS Pusat Jakarta Diubah Jadi RS COVID-19

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Sejumlah kendaraan ambulans dan bus sekolah yang membawa pasien COVID-19 antre untuk masuk kawasan Rumah Sakit Darurat  COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet, Jakarta, Kamis (10/6). Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Per Kamis (24/6/2021), kasus COVID-19 di Indonesia untuk pertama kalinya menyentuh angka 20.574. Dari jumlah tersebut, DKI Jakarta menjadi penyumbang kasus positif terbanyak yaitu sebesar 7.505 kasus.

Menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia, jumlah tersebut didapatkan dari hasil tes PCR sebanyak 25.575 spesimen. Dari spesimen itu, sebanyak 20.460 orang dites PCR, yang hasilnya 7.505 positif dan 12.955 negatif. Berikut sebarannya:

  • Jakarta Timur: 2.310 kasus
  • Jakarta Barat: 1.550 kasus
  • Jakarta Selatan: 1.105 kasus
  • Jakarta Pusat: 836 kasus
  • Jakarta Utara: 954 kasus
  • Kepulauan Seribu: 2 kasus

Sementara itu, data kasus yang masih dalam proses verifikasi sebanyak 748 kasus.

Kondisi ini tentunya berdampak pada angka keterisian tempat tidur rumah sakit (RS). Di DKI Jakarta sendiri, saat ini rata-rata keterisian tempat tidur di rumah sakit sudah mencapai 90 persen.

Melihat itu, Kementerian Kesehatan akhirnya memutuskan untuk mengubah rumah sakit rujukan pusat di DKI Jakarta untuk khusus menangani pasien COVID-19. Ketiga rumah sakit rujukan yang diubah menjadi RS Khusus COVID-19 yaitu:

  • Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Fatmawati
  • RSUP Persahabatan
  • Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso

"Diharapkan dengan mengonversi ketiga rumah sakit ini memberikan pelayanan full untuk COVID-19, membantu menambah ketersediaan tempat perawatan," kata dr Nadia dalam konferensi pers daring pada Kamis (24/6/2021).



Simak Video "ASI Bisa Bantu Transfer Antibodi COVID-19 ke Anak"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)