Jumat, 25 Jun 2021 12:03 WIB

Oksigen untuk Pasien COVID-19 Disebut Langka, Ini Kata Menkes

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta mengakui ketersediaan tabung oksigen di rumah sakit rujukan COVID-19 semakin menipis. Foto: PIUS ERLANGGA
Jakarta -

Ramai soal pasokan oksigen untuk pasien COVID-19 di beberapa daerah langka. Kekurangan oksigen ini sempat membuat beberapa rumah sakit panik.

"Kami bisa sampaikan bahwa oksigen yang ada, cukup," tegas Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, dalam konferensi pers, Jumat (25/6/2021).

Menkes juga telah mendapatkan komitmen dari penyalur oksigen di Indonesia untuk mengalihkan kapasitas oksigen untuk industri ke oksigen medis. Namun Menkes menyampaikan kendala terkait oksigen lainnya adalah pendistribusian.

"Di Jawa Tengah itu, pabriknya sempat berhenti karena aliran listrik yang terganggu sebentar. Kami sudah berkoordinasi dengan PLN agar suplai listrik konsisten untuk seluruh pabrik oksigen di Jawa," bebernya.

Sebelumnya, Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) sudah menerima keluhan dari beberapa rumah sakit yang kekurangan stok oksigen. Bahkan wilayah Jawa Tengah melaporkan stok oksigen di rumah sakit-rumah sakit mulai menipis.

"Jadi ini mengenai oksigen ini kita pernah juga pada tahun lalu di Desember pertengahan sampai Januari di mana satu provinsi mengeluh hebat, yaitu di Nusa Tenggara Timur, bahwa oksigen sama sekali tidak ada sehingga terjadi kekisruhan di lapangan. Mungkin saat ini kami juga sudah mendapatkan laporan adanya kekurangan ini juga di Jawa Tengah," kata Sekjen Persi, Lia G Partakusuma dalam jumpa pers virtual, Minggu (20/6/2021).



Simak Video "Kebutuhan Oksigen untuk Pasien COVID RI Tembus 2.000 Ton per Hari"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/naf)