Minggu, 27 Jun 2021 19:00 WIB

Bakal Samakan COVID-19 dengan Flu, Singapura Mulai 'Kelelahan'?

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
A man, wearing a protective facemask amid fears about the spread of the COVID-19 novel coronavirus, walks past a temperature screening check at Changi International airport in Singapore on February 27, 2020. (Photo by Roslan RAHMAN / AFP) Foto: AFP/ROSLAN RAHMAN
Jakarta -

Singapura mulai bersiap menuju new normal, menganggap COVID-19 sebagai penyakit endemik selayaknya flu. Sejumlah pembatasan mulai akan dilonggarkan.

"Sudah 18 bulan sejak pandemi dimulai, dan orang-orang kita lelah berperang. Semua bertanya: Kapan pandemi akan berakhir?" tulis Satgas COVID-19 Lintas Kementerian Singapura dalam sebuah artikel di The Straits Times.

"Kabar buruknya adalah bahwa COVID-19 mungkin tidak akan pernah hilang. Kabar baiknya adalah bahwa hidup normal COVID-19 di tengah-tengah kita adalah mungkin," lanjutnya.

Menteri Perdagangan dan Industri Gan Kim Yong, Menteri Keuangan Lawrence Wong dan Menteri Kesehatan Ong Ye Kung yang merupakan co-chair Satgas menuliskan rencana new normal tersebut dalam sebuah artikel berjudul "Living normally, with Covid-19".

Dalam tulisan tersebut, mereka juga menyinggung kemiripan COVID-19 dengan influenza atau flu. Banyak yang terserang flu tiap tahun tetapi peluang jatuh sakit rendah dan bisa dicegah dengan beberapa langkah sederhana.

"Kita bisa mengupayakan hasil serupa untuk COVID-19. Kita tidak bisa memberantasnya, tetapi kita bisa mengubah pandemi jadi sesuatu yang lebih tidak mengancam, seperti influenza, 'hand, foot and mouth disease' (dikenal juga sebagai Flu Singapura), dan cacar air, dan hidup normal," kata mereka.

Vaksin COVID-19 dikebut

Tapi tidak berarti pasrah, Singapura membuat sejumlah langkah prioritas untuk menuju ke sana. Pertama, vaksinasi bakal dikebut hingga sekurangnya dua pertiga populasi bakal mendapat vaksinasi penuh pada peringatan National Day, Agustus mendatang.

"Kita 'on track' untuk mencapai target itu," tegas para menteri.

Langkah lain yang juga masuk prioritas adalah mempermudah testing, terutama di perbatasan untuk mengidentifikasi siapapun yang membawa virus, terutama varian baru yang diwaspadai. Warga juga akan diperbolehkan untuk melakukan rapid test antigen sendiri.



Simak Video "Singapura Bersiap Hidup Normal, Samakan COVID-19 dengan Flu Biasa"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)