Senin, 05 Jul 2021 19:03 WIB

Viral di Grup WA, Benarkah Minum Sperma Bisa Cegah COVID-19? Ini Faktanya

Firdaus Anwar - detikHealth
ilustrasi sperma Foto: iStock
Jakarta -

Viral informasi di grup WhatsApp dan beberapa media sosial terkait penggalan berita orang yang mengonsumsi cairan sperma demi mencegah COVID-19. Disebutkan bahwa hal ini dilakukan oleh seorang instuktur kebugaran.

Penelusuran detikcom menemukan bahwa kejadian ini memang pernah dilaporkan pada tahun 2020 lalu. Seorang instruktur sekaligus blogger asal Inggris, Tracey Kiss, mengklaim bisa menghindari berbagai penyakit berkat biasa minum sperma pasangannya.

"Ini (sperma) adalah multivitamin alami, diproduksi secara alami, dan gratis. Ini juga mengandung banyak nutrisi, vitamin, dan mineral, serta baik untuk di konsumsi setiap hari," ujar Tracey seperti dikutip dari Daily Star.

Dokter Sarah Jarvis dari Shepherd's Bush Hospital di London menjelaskan anggapan sperma dapat mencegah COVID-19 keliru. Menurut Sarah ini adalah salah satu bentuk hoax dari klaim obat atau terapi pencegahan COVID-19.

"Gagasan mengonsumsi sperma bisa mencegah COVId-19 sama sekali tidak didukung bukti medis. Malah ini sangat mengkhawatirkan," komentar Sarah.

Ahli menyebut cairan sperma yang tidak higienis malah bisa menjadi sumber penyakit menular seksual. Penyakit mulai dari sifilis, gonore, HPV, bahkan hingga HIV dapat ditularkan melalui kontak dengan cairan dari organ intim.



Simak Video "Siapkah Indonesia Hadapi Varian Corona yang Lebih Ganas?"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)