Rabu, 07 Jul 2021 12:18 WIB

5 Latihan Pernapasan Bagi Pasien COVID-19 untuk Redakan Sesak Napas

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Asian woman wearing mask, sick doctor, cough, use to grasp the chest in the bedroom Foto: Getty Images/iStockphoto/somboon kaeoboonsong

3. Deep breathing

Metode ini membantu membuka kantong udara yang runtuh di paru-paru dan meningkatkan kadar oksigen dalam tubuh. Latihan pernapasan ini bisa meningkatkan fungsi pada paru-paru.

"Lebih baik dan lebih dianjurkan apabila bisa bernapas dengan otot perut atau otot diafragma. Saat tarik napas, kembungkan perut, buang napas," kata dr Siti.

Caranya adalah tarik napas melalui hidung hingga perut terasa penuh, kemudian hembuskan secara perlahan melalui mulut. Lakukan berulang selama semenit.

4. Huffing and coughing

Pasien menarik napas dalam lalu hembuskan seperti akan batuk dengan mulut terbuka. Ulangi sebanyak tiga kali.

Bisa juga dengan batuk dengan mulut menganga seperti sedang membuat embun saat menghembuskan napas di kaca. Caranya, tarik napas dalam kemudian hembuskan melalui mulut. Ulangi sebanyak tiga kali.

5. Relaksasi dan gerak sendi bahu

Latihan ini bertujuan untuk melakukan relaksasi penapasan sekaligus merelaksasikan atau melemaskan susunan otot bahu atau pundak, yang sangat berpengaruh pada otot-otot penyangga sangkar dada (dinding dada).

Gerak napas perlahan, diawali dengan tarik napas dan diikuti dengan buang napas, usahakan gerak pernapasan saat tarik dan buang berjumlah sama. Apabila tarik napas pada lima hitungan, maka buang napas juga pada lima hitungan.

Rangkaian gerakan dimulai dengan gerak bahu secara bersamaan memutar ke arah depan selama jumlah hitungan tertentu semampu pasien, dan disusul dengan gerak bahu ke arah belakang.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua

(kna/up)