Senin, 12 Jul 2021 15:16 WIB

Abu Janda Cerita 'Ganasnya' COVID-19 Bikin Tulang Remuk-Sering Drop

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Abu Janda penuhi panggilan Bareskrim soal rasisme ke Natalius Pigai (Dyas/detikcom) Foto: (Dyas/detikcom)
Jakarta -

Beberapa waktu lalu, pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda dikabarkan positif COVID-19 dan sempat menjalani perawatan di ICU. Setelah sekitar 10 hari dirawat di rumah sakit, Abu Janda mengabarkan kondisinya terkini.

Dalam postingan di Instagram pribadinya @permadiaktivis2, Abu Janda mengatakan mengalami beberapa gejala. Mulai dari demam tinggi hingga batuk.

"Saya mau kasih testimoni sedikit ganasnya varian baru ini. Dia bisa serang bareng-bareng, demam tinggi, menggigil kedinginan hebat, dan batuk," ungkap Abu Janda dalam postingan Instagram yang dikutip detikcom, Senin (12/7/2021).

"Tulang terasa remuk redam, luluh lantah, berdiri pun nggak bisa, mikir pun nggak bisa. Tenaga kita habis hanya untuk dipakai nahan serangannya seharian," lanjutnya.

Selain itu, Abu Janda juga mengungkapkan dirinya merasa diberikan harapan palsu oleh virus tersebut. Pasalnya, setelah serangan gejala COVID-19 yang dialaminya itu lewat, kondisinya mulai membaik 1-2 hari.

[Gambas:Instagram]

Namun, setelah itu ke serangan gejala itu kembali muncul. Hal itu membuat kondisinya naik turun selama tujuh hari di isolasi di rumah. Ia mengatakan virus Corona seperti menghancurkan mentalnya yang tengah berjuang untuk sembuh.

"Kita pikir sudah minum obat-obatan yang tepat, kita pikir kita sudah menuju sehat, namun tiba-tiba serangan itu datang lagi. Tubuh drop lagi, kembali ke awal, dan itu berulang di tujuh hari masa isoman saya di rumah," tegas Abu Janda.

"Enak, drop lagi, enak, drop lagi. benar-benar menghancurkan mental, bener-bener menghancurkan semangat untuk berjuang, makanya saya nyerah saya dibawa ke UGD," imbuhnya.

Untuk itu, Abu Janda meminta para pengikutnya di Instagram untuk tetap menjaga kesehatan agar tetap aman dari virus Corona. "Pesanku untuk teman-teman cuma please stay safe, stay safe," pungkasnya.



Simak Video "Hati-hati dengan Badai Sitokin "
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)