8 Cara Memulihkan Indra Penciuman yang Hilang Gara-gara COVID-19

ADVERTISEMENT

8 Cara Memulihkan Indra Penciuman yang Hilang Gara-gara COVID-19

Destria - detikHealth
Rabu, 14 Jul 2021 07:54 WIB
Woman pinches nose with fingers looks with disgust away something stinks bad smell isolated on gray background.
Foto: Getty Images/iStockphoto/SIphotography

5. Bawang putih

Sifat anti-inflamasi yang kuat dari asam risinoleat aktif dalam bawang putih mengurangi pembengkakan dan peradangan di dalam saluran hidung.

Cara penggunaannya yaitu, hancurkan 4-5 siung bawang putih dan tambahkan ke dalam secangkir air mendidih. Rebus selama dua menit, tambahkan sedikit garam. Minumlah ramuan tersebut saat masih panas, dua kali sehari sebagai cara mengembalikan indra penciuman.

6. Daun mint

Mentol konstituen bio-aktif dalam daun mint menunjukkan sifat anti-mikroba dan anti-inflamasi yang memainkan peran penting dalam mengurangi gejala batuk dan flu yang menyebabkan hidung tersumbat.

Rebus 10-15 lembar daun mint dalam secangkir air. Saring dan minum campuran setelah dicampur dengan satu sendok madu, untuk melegakan hidung tersumbat dan mengembalikan indra penciuman.

7. Cabai

Rempah-rempah panas seperti cabai rawit atau bubuk cabai dapat merupakan salah satu cara memulihkan indra penciuman.

Meskipun ini bukan obat yang didukung sains, namun manfaatnya terletak pada bahan kuat yang ada di dalam rempah-rempah yaitu apsaisin, yang dikatakan efektif membersihkan hidung tersumbat, mengaktifkan indra dan meningkatkan fungsi indra penciuman. Ini juga sangat membantu dalam membasmi flu.

Pastikan mencampurnya dengan secangkir air atau menambahkan bahan pemanis seperti madu sebelum digunakan.

8. Minyak esensial

Banyak praktisi dan spesialis aromaterapi merekomendasikan cara memulihkan indra penciuman pasien COVID-19 dengan pelatihan penciuman, yaitu mencium empat minyak esensial yang berbeda (minyak mawar, cengkeh, lemon, dan kayu putih) masing-masing selama 20-40 detik, dua atau tiga kali sehari.



Simak Video "Seputar Virus Covid-19 yang Diyakini Buatan Manusia"
[Gambas:Video 20detik]

(up/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT