Kamis, 22 Jul 2021 22:00 WIB

5 Penyebab Gangguan Tidur Saat Pandemi COVID dan Cara Mengatasinya

Ayunda Septiani - detikHealth
Sleepy asian woman in white bed, dropped smart phone on face Foto: iStock
Jakarta -

Sudah satu tahun lebih pandemi Corona muncul di dunia. Pandemi COVID-19 ini pun juga memberikan banyak perubahan pada aspek kehidupan manusia, salah satunya pola tidur.

Kepala Instalasi Rehabilitasi Psikososial RS Jiwa dr H Marzoeki Mahdi Bogor, dr Lahargo Kembaren, SpKJ menyebut banyak pasien yang mengeluhkan soal pola tidur mereka.

Lebih lanjut, dr Lahargo mengatakan bahwa gangguan tidur bisa berdampak buruk bagi kondisi fisik karena bisa menurunkan imunitas tubuh dan kondisi psikologis.

"Gangguan tidur saat Pandemi Covid-19 dapat mengenai siapa saja, anak, remaja, dewasa dan lanjut usia," jelasnya melalui pesan singkat yang diterima detikcom, Kamis (22/7/2021).

Berikut 5 penyebab gangguan tidur menurut dr Lahargo.

1. Perubahan rutinitas

Dijelaskan dr Lahargo, berlangsungnya PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) atau PPKM (Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) membuat seseorang harus menyesuaikan diri dan ini tidak mudah untuk dilakukan.

Lebih banyak melakukan aktivitas di rumah membuat irama sirkadian tubuh menjadi terganggu karena kurangnya terpapar cahaya alami sehingga siklus tidur dan bangun menjadi terganggu.

"Pada mereka yg tdk bekerja, dapat terjadi 'oversleep' pada pagi hari karena merasa tidak perlu terburu buru dan ini menyebabkan gangguan tidur pada malam harinya," tambahnya.

2. Rasa cemas dan khawatir berlebihan

Khawatir ketika ada anggota keluarga yang terpapar Corona bisa membuat tubuh menjadi tegang dan menyebabkan gangguan tidur.

"Ketidakpastian kapan wabah ini selesai, angka konformasi positif, angka kematian yang meningkat juga menyebabkan kondisi cemas dan khawatir yg berujung pada gangguan tidur," lanjutnya.

3. Depresi

Depresi bisa ditandai dengan kehilangan berbagai hal yg dicintai seperti keluarga, teman, pekerjaan, hobi, perkumpulan, dan uang. Rasa terisolasi akibat pandemi dan harus selalu di rumah dapat juga memicu gangguan tidur.

4. Stres

Pemicu gangguan tidur yang keempat adalah stres. Diberlakukan work dan study from home seringkali tidak membuat keadaan menjadi lebih santai.

Banyaknya tugas yang harus diselesaikan dari rumah, pekerjaan rumah yg harus dibereskan, konflik dan masalah di rumah, sekolah, kerjaan dapat memicu stres yg menyebabkan gangguan tidur.

5. Penggunaan gadget yang berlebihan

Tak bisa dipungkiri lagi jika penggunaan gadget di masa pandemi menjadi meningkat. Mengingat adanya pandemi Corona ini mengharuskan kita untuk tetap berada di rumah.

Rutinitas bekerja pun berubah, biasanya mengadakan rapat secara tatap muka sekarang diharuskan rapat melalui pertemuan online.

Akibatnya kita banyak melihat layar monitor komputer menyebabkan screen time yang berlebihan.

"Hal ini menyebabkan otak selalu aktif, 'blue light' dari layar menekan produksi melatonin (hormon tidur) dan tidur pun terganggu," pungkasnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "SAGO, Penasihat WHO yang Bertugas Temukan Asal Usul Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]