Jumat, 23 Jul 2021 08:06 WIB

Corona Varian Delta Ngamuk di AS, CDC Belum Melarang Warga Lepas Masker

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Walau Pademi Covid-19 belum reda dan beberapa negara masih berkutat untuk mengatasinya sejumlah negara Eropa dan Amerika sudah bebas  masker. Warga Amerika Serikat masih diperbolehkan untuk melepas masker di ruang publik, meski kasus Corona melonjak. (Foto ilustrasi: AP)
Jakarta -

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) belum merevisi pedoman terkait penggunaan masker, meski virus Corona varian Delta atau B1617.2 telah merebak di negaranya. Berdasarkan data terbaru CDC, 83 persen kasus Corona di AS disebabkan oleh varian Delta.

Sebelumnya pada bulan Mei 2021, CDC telah melonggarkan aturan penggunaan masker bagi warga AS yang telah divaksinasi COVID-19 secara penuh. Warga diizinkan untuk tidak mengenakan masker ketika berada di ruang publik. Namun, saat ini kasus Corona di AS kian meningkat dari hari ke hari.

Dikutip dari Reuters, Jumat (23/7/2021), Direktur Pusat CDC Dr Rochelle Walensky menolak berkomentar soal ada tidaknya rencana merevisi anjuran tersebut.

Menurut Walensky, rata-rata penambahan kasus Corona di AS meningkat sebesar 53 persen dibandingkan minggu sebelumnya. Beberapa rumah sakit di sana telah mencapai batas kapasitasnya, karena penularan COVID-19 kian 'mengganas'.

Saat ini CDC dan Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) tengah meninjau data untuk melihat apakah ada penurunan kekebalan pada orang yang sudah divaksinasi COVID-19, untuk menentukan apakah suntikan dosis ketiga diperlukan atau tidak.



Simak Video "Wanti-wanti CDC Soal Wajib Masker Bagi yang Sudah Divaksin Penuh"
[Gambas:Video 20detik]
(ryh/up)