Sabtu, 24 Jul 2021 08:01 WIB

COVID-19 RI Melonjak, Negara-negara Ini Larang Warganya Pergi ke Indonesia

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Wajar bila Indonesia dijuluki sebagai episentrum Corona Dunia. Sepekan terakhir tercatat sempat menduduki posisi pertama kasus harian-kematian Corona tertinggi. Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Sejumlah negara melarang warganya pergi ke Indonesia akibat lonjakan COVID-19 di RI beberapa hari terakhir. Termasuk Arab Saudi, belakangan menerima laporan warganya yang sedang di Indonesia ikut terpapar COVID-19.

Tidak hanya itu, setidaknya 10 negara ramai-ramai 'tutup pintu' untuk Indonesia. Hal tersebut menanggapi tingginya lonjakan kasus COVID-19 lebih dari sepekan di Indonesia. Seperti diketahui, rekor kasus baru Corona di Indonesia tercatat 56.757 kasus per 15 Juli 2021.

Dirangkum detikcom dari berbagai sumber, berikut daftar negara yang melarang warganya bepergian ke Indonesia.

1. Kuwait

Kuwait menjadi salah satu negara yang melarang warganya pergi ke Indonesia. Selain karena lonjakan kasus COVID-19, kemunculan varian Delta yang mulai mendominasi di Indonesia juga ikut menjadi sorotan.

Peringatan larangan pergi ke Indonesia juga muncul usai Indonesia disebut menjadi episentrum virus Corona baru di Asia. Kementerian luar negeri di Kuwait meminta pelarangan ini dipatuhi sebagai langkah pencegahan penyebaran virus Corona semakin meluas.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian tersebut meminta semua warga negara Kuwait yang berada di Indonesia untuk segera pergi, memastikan keselamatan mereka. Mereka menyatakan bahwa jika ada warga yang membutuhkan bantuan, harus menghubungi kedutaan Kuwait di Jakarta.

2. Amerika Serikat

Setelah Kuwait, Amerika Serikat juga ikut menaikkan level risiko COVID-19 dalam perjalanan ke Indonesia usai adanya lonjakan kasus. Berdasarkan revisi pedoman Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Amerika Serikat (CDC), Inggris juga ikut masuk dalam list level risiko tinggi COVID-19 dalam perjalanan.

CDC hingga Departemen Luar Negeri mengumumkan wanti-wanti risiko tersebut kepada para pelancong AS, Senin lalu. Mereka memperingatkan tentang peningkatan risiko tertular COVID-19 di Inggris, Indonesia, Zimbabwe, Fiji, dan Kepulauan Virgin Inggris.

Sementara kini, Amerika Serikat juga kembali mencatat kasus baru COVID-19 tertinggi di dunia. Ada 64.459 orang yang terinfeksi COVID-19 per Jumat (23/7/2021), sementara peringkat kematian COVID-19 tertinggi dunia adalah Indonesia yaitu 1.566 kasus.

3. Arab Saudi

Arab Saudi melarang warganya bepergian ke Indonesia lantaran khawatir COVID-19 bisa terus menyebar luas. Sumber resmi dari Kementerian Kesehatan setempat menyatakan langkah tersebut diambil untuk memastikan keselamatan warganya di tengah lonjakan kasus COVID-19 yang diperparah varian Delta.

"Warga Saudi telah dilarang bepergian ke Indonesia karena kekhawatiran penyakit coronavirus (COVID-19)," jelas Kementerian Dalam Negeri Saudi mengumumkan pada hari Rabu lalu.

"Pembatasan akan berlanjut sampai situasi stabil," tambah sumber itu.

Warga Saudi yang saat ini berada di Indonesia terus diwanti-wanti untuk berhati-hati. Sebisa mungkin menjauh dari daerah dengan tingkat infeksi COVID-19 tinggi, dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan kembali ke negaranya secepat mungkin.

Sementara itu, lebih dari 23,3 juta dosis vaksin COVID-19 telah diberikan di seluruh kerajaan, dengan lebih dari 1,4 juta warga lanjut usia atau penduduk divaksinasi COVID-19.



Simak Video "Siapkah Indonesia Hadapi Varian Corona yang Lebih Ganas?"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)