Selasa, 27 Jul 2021 05:32 WIB

Ahli Pencernaan Angkat Bicara Soal Waktu Makan 20 Menit Saat PPKM Level 4

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Warteg BLT Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Aturan terbaru PPKM level 4 memperbolehkan makan di warung, maksimal selama 20 menit. Netizen riuh, ada yang berpendapat bahwa waktu yang ditentukan itu dianggap terlalu singkat.

Guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) yang juga konsultan pencernaan, Profesor Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, mengatakan sebenarnya waktu 20 menit itu sudah cukup untuk makan. Itu tergantung apa yang kita makan.

"Ya cukup, kalo misalnya kita makan saja 20 menit kalau buat pencernaan cukup, ya aman. Pokoknya makan-makan normal, tidak ada tambahan makan buah lagi atau makan lainnya itu kan jadi lama," kata Prof Ari pada detikcom, Senin (16/7/2021).

"Tapi, ya tergantung apa yang kita makan. Seperti bubur kan lebih cepat, kita tidak perlu mengunyah lagi. Prinsipnya kan mengunyah sesuai dengan anjuran nabi 32 kali dan kesehatan juga 32 kali," lanjutnya.

Namun, Prof Ari berpendapat bahwa aturan soal makan ini masih kurang jelas. Ia mempertanyakan apakah waktu 20 menit itu hanya waktu makan saja atau tidak. Sebab, seperti yang diketahui penularan bisa terjadi sejak seseorang membuka masker.

"Yang harus dipahami, penularan itu terjadi saat kita buka masker, berhadap-hadapan. Kalau saya bilang harus lebih tegas dan dicari alasannya. Kalau memang dalam keadaan emergency dia nggak bisa bawa ke rumah ya mungkin boleh lah kita terima (alasannya)," jelasnya.

Meski begitu, Prof Ari tetap mengingatkan untuk tidak duduk-duduk dan mengobrol lama setelah makan. Sebab, jika ada satu kasus COVID-19 di tempat tersebut tentu bisa menularkan virus ke banyak orang.



Simak Video "Pertimbangan Epidemiolog soal Perlu Tidaknya PPKM Diperpanjang Lagi"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)