Selasa, 27 Jul 2021 06:31 WIB

7 Fakta Pencarian Asal-usul Virus Corona yang Selalu Bikin Penasaran

Rita Puspita Rachmawati - detikHealth
Folder of Coronavirus covid19 2019 nCoV outbreak Foto: Getty Images/iStockphoto/oonal

4. Lab khusus untuk meneliti virus Corona

Tak lama setelah pandemi COVID-19 dimulai, banyak orang mencatat bahwa Wuhan juga merupakan rumah dari laboratorium virologi terkemuka, yang dikenal sebagai Institut Virologi Wuhan.

Di sini, para peneliti mempelajari coronavirus, keluarga virus yang juga termasuk virus penyebab penyakit akut parah sindrom pernapasan (SARS) dan sindrom pernapasan Timur Tengah (MERS).

Laboratorium itu adalah laboratorium "keamanan hayati level 4" pertama di China, yang berarti memenuhi kriteria untuk menangani patogen paling berbahaya di dunia.

Satu kelompok di laboratorium, yang dipimpin oleh ahli virologi Shi Zhengli, berfokus pada virus corona dan menemukan kemungkinan asal mula wabah SARS pertama yang terjadi pada tahun 2003. Kelompok tersebut juga mengidentifikasi virus RaTG13.

Beberapa orang bertanya-tanya apakah seorang peneliti di lab mungkin secara tidak sengaja terinfeksi virus corona yang sedang dipelajari tim. Namun, tidak ada bukti kuat untuk mendukung teori ini.

5. Penyebaran alami vs kebocoran laboratorium

Laporan WHO pada Maret 2021 menyimpulkan bahwa penularan dari satwa liar melalui inang perantara adalah "jalur yang sangat mungkin" untuk transmisi asli SARS-CoV-2 ke manusia. Teori ini pun disetujui banyak ahli.

Dikutip dari Times, Kistian Andersen, seorang profesor imunologi dan mikrobiologi di The Scripps Research Institute di La Jolla, California, mengatakan berdasarkan prioritas, data, dan bukti lainnya, teori kebocoran laboratorium tetap merupakan hipotesis spekulatif, berdasarkan dugaan.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Peringatan China ke WHO soal Rencana Baru Cari Asal Usul Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]