Selasa, 27 Jul 2021 08:33 WIB

Studi Sebut Kombinasi Dua Vaksin Ini Lebih Ampuh Lawan COVID-19

Ayunda Septiani - detikHealth
Scientists are done research on vaccine in laboratory with test tubes on Covid19 Coronavirus type for discover vaccine. Foto ilustrasi. (Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/chayakorn lotongkum)
Jakarta -

Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa kombinasi antara vaksin AstraZeneca dengan Pfizer mampu meningkatkan tingkat antibodi penawar sebanyak enam kali dibandingkan dengan dua dosis AstraZeneca.

Dikutip dari laman Reuters, studi ini dilakukan oleh peneliti di Korea Selatan (Korsel). Dalam rilis hasil studi tersebut, keampuhan vaksin akan meningkat saat pasien disuntik vaksin AstraZeneca pada dosis pertama dan mendapat vaksin Pfizer pada dosis kedua.

Penelitian ini melibatkan 499 pekerja medis dengan komposisi 100 menerima dosis campuran, 200 menerima dua dosis suntikan Pfizer dan sisanya mendapatkan dua suntikan AstraZeneca.

"Semua menunjukkan antibodi penetralisir, yang mencegah virus memasuki sel dan bereplikasi, dan hasil dari campuran vaksin menunjukkan jumlah antibodi penetralisir yang serupa ditemukan dari kelompok yang menerima dua suntikan Pfizer," tulis riset yang dilakukan Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA).

Sebelumnya, penelitian yang dilakukan di Inggris pada bulan lalu menunjukkan hasil yang serupa. Studi itu menyebut bahwa suntikan vaksin COVID-19 AstraZeneca yang diikuti oleh Pfizer menghasilkan respons sel T terbaik, dan respons antibodi yang lebih tinggi daripada Pfizer yang diikuti oleh AstraZeneca.

Data tersebut memberikan dukungan lebih lanjut untuk keputusan beberapa negara untuk menawarkan alternatif AstraZeneca sebagai suntikan kedua setelah vaksin dikaitkan dengan pembekuan darah yang langka.

Sementara itu Jerman menjadi negara Eropa pertama yang merekomendasikan bahwa kategori masyarakat berusia 60 tahun ke bawah yang telah mendapat suntikan AstraZeneca pada dosis pertama harus menerima produk yang berbeda untuk dosis kedua mereka.



Simak Video "Hasil Uji Coba Akhir Vaksin CureVac Kurang Ampuh Lawan COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(ayd/ayd)