Selasa, 27 Jul 2021 14:00 WIB

Tingkatkan Daya Tahan Tubuh Ibu Hamil di Masa Pandemi

Sponsored - detikHealth
Tingkatkan daya tahan tubuh ibu hamil di masa pandemi. Foto: dok. Mecosin
Jakarta -

Saat ini, perhatian seluruh umat manusia di dunia terfokus pada tingkat kematian yang tinggi akibat pandemi COVID-19. Namun, ada hal yang tidak boleh dilupakan bahwa di tengah pandemi, juga ada kelahiran yang terjadi setiap detiknya.

Kondisi para Ibu hamil (bumil) perlu mendapat perhatian khusus karena mereka sedang mengandung generasi penerus bangsa. Adanya pandemi COVID-19 tentu membuat bumil mengalami rasa cemas terhadap keamanan dan keselamatan anak dalam kandungannya. Daya tahan tubuh di masa kehamilan membuat bumil lebih rentan terinfeksi.

Pada masa pandemi, bumil perlu melakukan upaya ekstra dalam menjaga daya tahan tubuh serta penyembuhan dari sakit. Bumil perlu melakukan upaya eksternal yaitu dengan disiplin menjalankan prokes 5M dan rutin berolahraga ringan sesuai anjuran dokter.

Sedangkan sebagai upaya internal, bumil perlu menjaga asupan nutrisi harian dari makanan, minuman, dan suplemen tambahan yang dikonsumsi tiap hari, termasuk selektif memilih obat yang aman ketika sakit.

Bumil Wajib Disiplin Prokes 5M di Masa Pandemi

Hidup pada masa pandemi, memaksa semua orang untuk mudah beradaptasi. Walau jenuh di rumah saja, bumil harus bersabar dan memilih tidak ke luar rumah kecuali untuk kebutuhan yang sangat penting dan mendesak. Bumil pun harus disiplin melaksanakan prokes 5M, yaitu

Menggunakan masker. Bumil sebaiknya menggunakan double masker di luar rumah dan cukup satu masker di dalam rumah. Hal ini untuk mengantisipasi terpapar dari virus COVID-19 dari anggota keluarga yang masih aktif beraktivitas di luar rumah.

Mencuci tangan. Selain membiasakan diri mencuci tangan dengan sabun dan membilasnya di air mengalir, bumil pun harus memerhatikan kebersihan di lingkungan sekitar rumah. Begitu juga dengan terbiasa membawa hand sanitizer, tisu basah, dan toilet sanitizer setiap kali ke luar rumah.

Menjaga jarak. Virus Corona telah bermutasi dan ada varian Delta yang mudah menjangkiti orang lain, bahkan hanya dengan berpapasan. Penting bagi bumil untuk selalu menjaga jarak dengan orang lain.

Menghindari kerumunan. Bumil diharapkan agar selalu menghindar setiap kali melihat ada kumpulan orang, baik di dalam maupun di luar ruangan.

Mengurangi mobilitas. Jika tidak terlalu penting dan mendesak, bumil sebaiknya tidak aktif melakukan perjalanan ke luar kota.

Pastikan Nutrisi Harian Cukup Untuk Bumil dan Anak dalam Kandungan

Selama masa kehamilan bumil haruslah disiplin memastikan kebutuhan nutrisi seperti asam folat, kalsium, zat besi, dan juga berbagai vitamin cukup untuk dirinya sendiri dan juga anak dalam kandungannya. Saat kebutuhan nutrisi tercukupi dengan baik dan seimbang maka daya tahan tubuh bumil dan anak dalam kandungan pun terjaga. Nutrisi-nutrisi ini yang harus dikonsumsi bumil setiap hari:

1. Asam Folat

Tidak hanya saat hamil, wanita yang sedang berencana hamil pun disarankan mengonsumsi asam folat. Asam folat yang cukup diperlukan untuk mencegah terjadinya Neural Tube Defect (NTD) yaitu cacat pada sistem saraf Anak. NTD biasanya mulai berkembang pada 28 hari pertama setelah pembuahan, masa dimana kebanyakan wanita belum menyadari bahwa dirinya hamil. Sayuran hijau, sereal atau gandum, kacang-kacangan, dan jeruk, dapat dikonsumsi tiap hari untuk memenuhi kebutuhan asam folat.

2. Kalsium

Selain berperan dalam kesehatan tulang dan gigi bumil, kalsium juga mendukung pertumbuhan jantung, saraf, dan otot anak dalam kandungan. Termasuk mengurangi risiko hipertensi dan juga preeklampsia. Untuk mencukupi kebutuhan kalsium harian, bumil perlu mengonsumsi tahu, tempe, kacang merah, susu kedelai, susu, keju, yogurt, sayuran berdaun hijau, sarden, salmon, dan kacang-kacangan.

3. Zat Besi

Zat besi diperlukan untuk membentuk sel-sel darah merah, yang membawa oksigen ke seluruh tubuh dan juga anak dalam kandungan. Kekurangan zat besi akan menimbulkan anemia yang membuat bumil terus-menerus merasa lelah, pusing, lemah, dan pucat.

Kurangnya asupan zat besi pada bisa meningkatkan risiko anak lahir prematur, lahir dengan berat badan rendah, bahkan lahir mati. Disarankan agar setiap hari bumil mengonsumsi daging tanpa lemak, sayuran berdaun hijau gelap, buah kering, dan kacang-kacangan karena memiliki zat besi yang tinggi.

Sangat penting bagi bumil untuk mengantisipasi permasalahan produksi ASI sejak mengandung. Ketika kandungan telah memasuki usia ke 8 hingga 9 bulan, bumil dianjurkan untuk mengonsumsi LANCAR ASI-suplemen pelancar ASI. LANCAR ASI yang telah diproduksi sejak tahun 1997 telah dipercaya jutaan Ibu hamil dan menyusui di Indonesia dalam membantu permasalahan produksi ASI.

Bumil dapat mengonsumsi LANCAR ASI satu kaplet sehari sebagai persiapan memberikan ASI eksklusif untuk Anak.

Tingkatkan daya tahan tubuh ibu hamil di masa pandemi.Tingkatkan daya tahan tubuh ibu hamil di masa pandemi. Foto: dok. Mecosin

Selain mendapatkan nutrisi-nutrisi dari makanan yang sehat dan beragam di atas, bumil pun harus memenuhi kebutuhan vitamin. Pilih MecoVit-C 500 mg dan MecoVit-D3 1000 IU sebagai asupan tambahan vitamin C dan D3 untuk bumil.

Cukup Vitamin C, Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Bumil

Beberapa sumber vitamin C yang mudah diperoleh sehari-hari seperti jeruk, kiwi, stroberi, anggur, serta sayuran seperti brokoli dan paprika. Namun jika bumil tidak dapat memenuhi kebutuhan vitamin C dari makanan harian, Ibu dapat mengonsumsi suplemen tambahan.

Vitamin C atau yang disebut asam askorbat tidak dapat diproduksi alami oleh tubuh, sehingga harus ada asupan dari luar. Walau sifat vitamin C larut dalam air serta mudah diserap di jaringan tubuh dan saluran cerna, tapi vitamin C tidak dapat disimpan di dalam tubuh. Hal inilah yang membuat vitamin C dipastikan aman untuk dikonsumsi setiap hari

Vitamin C merupakan antioksidan yang baik untuk bumil, juga dapat membantu penyerapan zat besi, menjaga daya tahan tubuh, menurunkan risiko preeklampsia, mendukung perkembangan anak dalam kandungan, juga termasuk mencegah terjangkit COVID-19.

Dengan mengonsumsi MecoVit-C 500 mg, 1 tablet setiap hari setelah makan dapat memastikan daya tahan tubuh terjaga sehingga bumil dapat tetap sehat dan aktif di rumah. MecoVit-C 500 mg memastikan bumil dapat terus aktif menjalankan aktivitas keseharian.

Tingkatkan daya tahan tubuh ibu hamil di masa pandemi.Tingkatkan daya tahan tubuh ibu hamil di masa pandemi. Foto: dok. Mecosin

Selain Disiplin Berjemur, Maksimalkan Manfaat Vitamin D3

Selain vitamin C, untuk menjaga daya tahan tubuh pada masa kehamilan, bumil juga harus mengonsumsi suplemen vitamin D. Vitamin D memang dapat diproduksi tubuh secara alami ketika kulit terpapar sinar matahari, tapi hanya efektif apabila sinar UV (Ultra Violet) matahari mengenai kulit secara langsung untuk membentuk vitamin D aktif yang disebut vitamin D3.

Salah satu cara mudah dan efektif untuk memperoleh asupan vitamin D adalah dengan berjemur di bawah sinar matahari ± 15 menit, antara pukul 09.30-10.30 WIB atau pukul 14.00-15.00 WIB. Pada waktu tersebutlah sinar Ultra Violet B (UVB) mengandung vitamin D yang sangat banyak. Dengan vitamin D3 yang akan diserap oleh tubuh, tentunya lebih efektif meningkatkan kadar vitamin D dalam darah.

Manfaat vitamin D3 untuk bumil adalah mendukung pertumbuhan anak dalam kandungan, mencegah anak terlahir dengan berat badan rendah, menurunkan risiko komplikasi selama mengandung, mendukung pertumbuhan tulang dan gigi anak, mengurangi risiko preeklampsia, diabetes gestasional, kelahiran prematur, dan juga termasuk mencegah terjangkit COVID-19.

Kadar vitamin D3 yang cukup dapat melindungi penderita COVID-19 dari kondisi yang memburuk seperti ARDS (Acute Respiratory Distress Syndrome) yaitu kondisi terjadinya gagal napas akibat perburukan sistem pernapasan di paru-paru. Konsumsi suplemen MecoVit-D3 1000 IU, untuk memastikan vitamin D dalam tubuh bumil terpenuhi. Cukup konsumsi MecoVit-D3 1000 IU, 1 tablet per hari setelah makan untuk menjaga daya tahan tubuh.

MecoVit-D3 1000 IU dapat diandalkan dan jadi pilihan utama bagi keluarga-keluarga Indonesia khususnya bagi anggota keluarga yang masih rutin melakukan aktivitas di luar rumah.

Tingkatkan daya tahan tubuh ibu hamil di masa pandemi.Tingkatkan daya tahan tubuh ibu hamil di masa pandemi. Foto: dok. Mecosin

Atasi Batuk Bumil dengan Obat Herbal

Pergantian musim (pancaroba) di mana cuaca bisa berubah drastis di hari yang sama, seperti panas di pagi hari kemudian hujan pada siangnya, dapat menjadi salah satu faktor yang menyebabkan bumil mengalami batuk. Musim pancaroba menciptakan kondisi yang sesuai untuk tempat berkembangnya kuman dan virus di sekitar manusia. Itulah alasannya pada pergantian musim bumil lebih mudah terserang batuk.

Artinya, ada lebih banyak virus yang dapat menyebabkan beragam infeksi selama musim pancaroba. Udara dingin juga dapat mengganggu kemampuan sistem imun dalam melawan virus. Batuk juga merupakan tanda awal seseorang terinfeksi COVID-19.

Tingkatkan daya tahan tubuh ibu hamil di masa pandemi.Tingkatkan daya tahan tubuh ibu hamil di masa pandemi. Foto: dok. Mecosin

Ketika bumil batuk konsumsi obat herbal yang aman tanpa efek samping. Pilih LASERIN-obat herbal untuk batuk keluarga dengan kandungan utama jahe merah. Herbal yang dipercaya secara turun-temurun.

LASERIN-obat herbal untuk batuk keluarga bermanfaat meredakan batuk, melegakan tenggorokan, dan mengatasi gejala masuk angin seperti mual dan muntah. Efek hangat ketika bumil minum LASERIN-obat herbal untuk batuk keluarga, akan langsung melegakan tenggorokan. LASERIN-obat herbal untuk batuk keluarga aman untuk bumil.

Saatnya bumil pilih LASERIN-obat herbal untuk batuk keluarga, dengan kandungan utama jahe merah sebagai solusi obat batuk untuk Ibu dan keluarga di masa pandemi. LASERIN obat herbal untuk batuk keluarga, sudah dikenal keluarga-keluarga di Indonesia sejak tahun 1961.

Menyesuaikan dengan gaya hidup dinamis yang praktis, LASERIN-obat herbal untuk batuk keluarga kini tersedia dalam kemasan saset 15 ml. Hadirnya LASERIN kemasan saset, melengkapi varian kemasan yang sudah ada yaitu 110 ml, 60 ml, dan 30 ml.

Tingkatkan daya tahan tubuh ibu hamil di masa pandemi.Tingkatkan daya tahan tubuh ibu hamil di masa pandemi. Foto: dok. Mecosin

LASERIN obat herbal untuk batuk keluarga aman dikonsumsi karena terbuat dari bahan baku herbal dan tidak menyebabkan aktivitas terganggu, serta harganya pun yang terjangkau. Kini MecoVit-C 500 mg dan MecoVit-D3 1000 IU, juga LASERIN sudah dapat dibeli dapat dibeli di apotek, toko obat, supermarket, minimarket, maupun online shop terpercaya Anda.



Simak Video "Terungkap! Polusi Udara Sumbang 15% Kematian Akibat Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(Content Promotion/Mecosin)