Selasa, 27 Jul 2021 13:18 WIB

Netizen Curhat Aturan Makan 20 Menit Selama PPKM: Ibarat Lagi Olimpiade

Ayunda Septiani - detikHealth
Meski PPKM diperpanjang ada sejumlah aturan yang dilonggarkan. Salah satunya memperbolehkan warung makan untuk buka dan layani makan di tempat selama 20 menit. Makan di warteg. (Foto ilustrasi: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Pemerintah resmi memperpanjang PPKM sampai 2 Agustus mendatang. Hal ini disampaikan langsung oleh Presiden Jokowi pada Minggu (26/7/2021) kemarin.

Salah satu aturan terbaru PPKM level 4 yang menjadi perbincangan masyarakat adalah soal kebijakan bolehnya makan di warung makan tetapi durasinya dibatasi maksimal 20 menit saja.

Meskipun beberapa orang tidak bisa makan dengan cepat, ternyata ada banyak juga lho orang yang bisa makan dengan cepat.

Seperti salah satu pegawai swasta di Jakarta Selatan, Gary Stoove (23), menyebutkan jika dirinya bisa makan dalam durasi 5 menit saja. Namun, jika didurasikan selama 20 menit sudah seperti ajang perlombaan.

"Makan 20 menit ibarat kata mah kayak lagi olimpiade makan cepat wak hahaha asli, pake didurasiin segala," jelas Gary kepada detikcom, Selasa (27/7/2021).

Serupa dengan Gary, Devin Yulianto (25), yang berdomisili di Tangerang, juga mengaku jika dirinya kalau makan memang cepat dan tidak sampai 20 menit. Adanya aturan tersebut tak membuatnya panik.

"Gue emang makannya cepet sih, nggak pernah sampai 20 menit wkwkwk. Jadi kalo ada aturan makan di tempat 20 menit sih di gue nggak ngaruh ya," jelasnya.

Berbeda dengan Zela (23), pegawai swasta di Jakarta Selatan, mengatakan dengan adanya aturan makan selama 20 menit sama saja seperti masa ospek.

"Kalo makan 20 menit udah kayak diospek aja bund... Kalau makan lama dikit pasti diteriakin deh ama senior hahaha," pungkas Zela.

Nah, daripada kamu terburu-buru, ahli gizi komunitas dr Tan Shot Yen menyarankan daripada memaksakan diri makan ditempat, masyarakat lebih baik membawa pulang makanan atau 'take away'.

Selain mengurangi kecemasan untuk makan dengan cepat, makan di rumah juga dapat menghindari risiko penularan COVID-19.

"Sebab makan di warung buka masker. Sambil makan (berisiko) dapat bonus ketularan (virus)," tuturnya.



Simak Video "Pertimbangan Epidemiolog soal Perlu Tidaknya PPKM Diperpanjang Lagi"
[Gambas:Video 20detik]
(ayd/kna)