Kamis, 29 Jul 2021 06:22 WIB

Selebgram Diduga Terima Booster Vaksin Ketiga, PPNI Ingatkan Prioritas

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Vaksinasi COVID-19 di Kota Bekasi terus dilakukan. Hari ini sebanyak 50.000 warga Bekasi  divaksin di Stadion Patriot Candrabhaga. Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Viral dugaan influencer mendapat booster vaksin ketiga bikin geram kalangan nakes (tenaga kesehatan). Kelompok ini sebenarnya mendapat prioritas vaksinasi booster karena paling berisiko.

Kabar tersebut saat ini tengah diselidiki Kementerian Kesehatan RI dan Dinas Kesehatan DKI. Belum bisa dipastikan kebenarannya, tapi sejumlah pihak mengingatkan pentingnya memprioritaskan nakes.

Salah satunya disampaikan oleh Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Harif Fadilah. Menurutnya, bekerja langsung di lingkungan rumah sakit dan fasilitas kesehatan membuat para nakes paling berisiko.

"Perawat atau petugas kesehatan mempunyai resiko 3-4 kali terpapar dibanding masyarakat pada umumnya," kata Harif saat dihubungi detikcom, Kamis (29/7/2021).

"Booster diperlukan untuk menjaga daya tahan perawat/nakes, untuk mempertahankan berjalannya pelayanan kepada masyarakat," lanjutnya.

Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dr Slamet Budiarto, mengatakan saat ini baru 5 persen dari 1,47 persen nakes yang mendapat vaksinasi booster. Menurutnya, penyuntikan booster harus dipercepat.

Harif sepakat bahwa selain nakes juga butuh perlindungan. Namun dengan kondisi vaksin booster yang terbatas, maka yang paling berisiko perlu mendapat prioritas.

"Jika mereka semua (nakes) sakit siapa yg akan melayani?" kata Harif.



Simak Video "Jawaban Satgas soal Heboh Selebgram Diduga Dapat Vaksinasi Booster"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)