Kamis, 29 Jul 2021 16:08 WIB

Jadi Tuan Rumah Olimpiade, Tokyo Terus Catat Rekor COVID-19

Firdaus Anwar - detikHealth
TOKYO, JAPAN - JULY 23: The Olympic rings outside of the stadium prior to the Opening Ceremony of the Tokyo 2020 Olympic Games at Olympic Stadium on July 23, 2021 in Tokyo, Japan. (Photo by Matthias Hangst/Getty Images) Foto: Getty Images/Matthias Hangst
Jakarta -

Ibu kota Jepang, Tokyo, terus melaporkan peningkatan kasus COVID-19, beberapa hari setelah menjadi tuan rumah olimpiade. Rekor tertinggi dilaporkan terjadi pada Rabu (28/7/2021), dengan kasus baru COVID-19 mencapai 3.177 di Tokyo.

Pihak pengelola menolak dikaitkan kenaikan kasus COVID-19 dengan pelaksanaan olimpiade. Dikutip dari Al-Jazeera, kebanyakan kasus disebut terjadi di lingkaran perkotaan yang sama sekali tidak berkaitan dengan Olimpiade Tokyo 2020.

Mantan Direktur Institute for Population Health di King's College London, Kenji Shibuya, mengaku sulit untuk benar-benar mengukur pengaruh pelaksanaan Olimpiade Tokyo 2020 dengan lonjakan kasus COVID-19. Menurutnya, hal yang saat ini tampak adalah otoritas memberikan pesan membingungkan untuk masyarakat.

"Pemerintah bilang warga di rumah saja, tapi dalam waktu bersamaan ada perayaan Olimpiade. Pesannya benar-benar tidak konsisten," kata Kenji seperti dikutip dari Al-Jazeera, Kamis (29/7/2021).

Pemerintah Jepang di bawah Perdana Menteri Yoshihide Suga memang kerap mendapat kritikan karena 'memaksa' pelaksanaan olimpiade. Salah satu alasan Jepang disebut belum siap adalah karena cakupan vaksinasi yang masih rendah, baru sekitar 25,5 persen dari populasi.



Simak Video "Respons WHO soal Lonjakan Kasus Covid-19 di Tokyo saat Olimpiade"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)