Jumat, 30 Jul 2021 19:04 WIB

5 Fakta Indra Rudiansyah, Mahasiswa RI di Balik Pembuatan Vaksin AstraZeneca

Rita Puspita Rachmawati - detikHealth
Program vaksinasi COVID-19 massal digelar di Pelabuhan Sunda Kelapa. Vaksinasi massal tersebut menyasar para pekerja pelabuhan dan warga sekitar. Foto: Pradita Utama

4. Beasiswa LPDP

Setelah bekerja selama 2 tahun, Indra mencari beasiswa melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Indra menaruh minat untuk melanjutkan studi di Oxford dan Johns Hopkins. Sebab, kedua universitas itu terbilang maju di bidang malaria.

Setelah ia pelajari, ternyata Johns Hopkins lebih banyak mengembangkan ke basic science malaria. Sementara, ia menaruh minat pada vaksin.

"Jadi saya apply dua-duanya, yang di Johns Hopkins saya tidak diterima, yang di Oxford saya alhamdulillah diterima," katanya.

"Akhirnya saya masuk ke Oxford dengan topik penelitian vaksin malaria tapi menggunakan teknologi viral vector juga," tambahnya.

5. Diminta kembali ke RI

Berkat prestasinya, banyak yang memuji dan merasa bangga salah satunya Menteri BUMN Erick Thohir. Erick mengatakan hal itu menjadi bukti jika pemuda Indonesia yang di luar negeri tak bisa diremehkan.

Erick pun sempat bertanya kapan Indra kembali ke Indonesia. Indra bilang, akan kembali ke Indonesia pada Oktober tahun depan.

Erick juga memastikan Indra siap bersinergi dengan PT Bio Farma (Persero). Ia juga memastikan Indra tetap bergabung di Bio Farma Oktober 2022 nanti.

"Jadi intinya Indra siap bantulah ya untuk bersinergi dengan tim Bio Farma, dengan segala keterbatasan kamu, tapi paling tidak Oktober tahun depan tetap gabung Bio Farma kan ya?" tanya Erick.

"Iya betul Pak," jawab Indra.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "Alasan WHO Akhirnya Luluh soal Vaksin Covid-19 Dosis Ketiga"
[Gambas:Video 20detik]

(up/up)