Minggu, 01 Agu 2021 05:15 WIB

Penyebab Gusi Bengkak dan 6 Obat Alami untuk Mengatasinya

Salwa Aisyah Sheilanabilla - detikHealth
Sakit gigi Foto: iStock
Jakarta -

Gusi merupakan bagian yang sensitif dalam mulut sehingga rentan mengalami iritasi atau pembengkakan. Sering kali saat kita menyikat atau menggosok gigi, gusi mudah terluka dan membengkak hingga berdarah. Gusi bengkak ditandai dengan warna merah yang lebih gelap, bukan warna merah muda biasanya pada gusi.

Sebelum mengobatinya ketahui lebih dulu penyebab gusi membengkak. Sariawan atau infeksi akibat jamur dan virus dapat meningkatkan risiko pembengkakan pada gusi. Selain sariawan dan infeksi, faktor lain terjadinya gusi bengkak adalah sebagai berikut.

1. Kehamilan

Aliran hormon yang diproduksi tubuh selama masa kehamilan dapat meningkatkan aliran darah pada gusi. Peningkatan aliran darah menyebabkan gusi rentan mengalami iritasi yang menyebabkan pembengkakan. Selain itu, perubahan hormonal dapat menghambat kemampuan tubuh dalam melawan bakteri yang menyebabkan infeksi gusi dan meningkatkan risiko radang gusi.

2. Kekurangan vitamin

Tubuh memerlukan asupan vitamin yang tercukupi. Mengonsumsi vitamin yang cukup dapat mencegah gusi mengalami pembengkakan, terutama vitamin B dan C. Kurang mengnsumsi vitamin dapat menimbulkan efek domino pada tubuh. Jika kurang mengonsumsi vitamin C dapat meningkatkan risiko penyakit kudis yang akan bedampak pada timbulnya penyakit gusi.

3. Gingivitis atau Radang gusi

Penyebab gusi bengkak yang paling sering ditemui adalah gingivitis atau yang biasa disebut radang gusi. Gejala gingivitis sangat ringan sehingga banyak orang yang tidak menyadari bahwa ia mengalami gingivitis. Gejala gingivitis ditandai dengan gusi yang mengalami iritasi dan membengkak. Meski gejalanya ringan, jangan mengabaikan gingivitis karena jika tidak diobati dapat menyebabkan periodontitis (infeksi pada gusi yang dapat merusak gigi) dan kemungkinan kehilangan gigi.

Gingivitis dapat dicegah dengan rajin menjaga kebersihan mulut dan menyikat gigi setidaknya 2 kali sehari. Plak, yaitu lapisan bakteri dan susa-sisa makanan yang menempel pada garis gusi dan gigi sepanjang waktu berisiko menjadi karang gigi yang dapat meningkatkan risiko gingivitis.

Lantas, bagaimana jika terlanjur mengalami gusi bengkak? Dan bagaimana mengatasinya? Simak ulasan obat gusi bengkak dan perawatan yang bisa dilakukan untuk mengatasi gusi bengkak.

1. Kunyit

Kunyit mengandung kurkumin yang memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi. Studi pada 2015 menyebutkan kunyit dapat mencegah plak dan radang gusi. Caranya adalah dengan menyikat gigi terlebih dahulu, kemudian oleskan gel kunyit ke area gusi yang membengkak. Diamkan gel selama 10 menit kemudian bilas gel dengan berkumur menggunakan air dan buang air bekas kumur. Dianjurkan untuk melakukan cara ini 2 kali sehari sampai gusi bengkak mereda.

2. Hidrogen Peroksida

Hdrogen peroksida merupakan larutan antiseptik yang tersedia di apotek dan dapat dibeli tanpa harus menggunakan resep dokter. Namun, perlu diperhatikan kadar penggunaan larutan ini hanya 3 persen saja. Caranya adalah dengan melarutkan 3 sendok makan hidrogen peroksida (3%) dengan 3 sendok makan air. Gunakan untuk berkumur selama sekitar 30 detik. Buang air bekas kumur jangan ditelan. Lakukan cara ini 2 sampai 3 kali seminggu hingga gusi bengkak sembuh.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Hayo! Jangan Lupa Sikat Gigi 2 Kali Sehari Meski di Rumah Aja"
[Gambas:Video 20detik]