Minggu, 01 Agu 2021 06:26 WIB

Dokumen AS Sebut Varian Delta Menular Secepat Cacar Air, Apa Sih Artinya?

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Coronavirus. COVID-19. Copy space. 3D Render Foto: Getty Images/BlackJack3D
Jakarta -

Sebuah dokumen internal pusat pencegahan dan pengendalian penyakit Amerika Serikat (CDC) menyebut varian Delta COVID-19 menular 60 persen lebih cepat dibanding varian Alfa (B117). Dikatakan, varian ini menular secepat cacar air atau chickenpox.

Dokumen tersebut juga menyebut varian Delta juga mungkin menyebabkan sakit yang lebih parah. Namun ditambahkan, belum ada data yang cukup untuk menyimpulkan demikian.

Peringatan lain yang tercantum dalam dokumen tersebut adalah bahwa seseorang yang sudah divaksinasi tetap punya potensi menularkan varian Delta. Meski demikian, vaksinasi tetap efektif mencegah risiko sakit parah dan kematian.

Semudah apa varian Delta menyebar?

Varian Delta atau nama resminya B1617.2 (B.1.617.2) pertama kali diidentifikasi di India pada Oktober 2020. Para ilmuwan meyakini varian ini menular 60 persen lebih cepat dibanding arian Alfa (B117) yang ditemukan pertama kali di Inggris.

Varian Alfa sendiri diyakini 50 persen lebih menular dibanding varian asli yang ditemukan di Wuhan pada awal pandemi.

Gejala COVID-19 Varian Delta, Mudah Menular dan Jangkiti Usia MudaGejala COVID-19 Varian Delta, Mudah Menular dan Jangkiti Usia Muda Foto: infografis detikHealth

Seperti halnya varian COVID-19 lainnya, varian Delta juga menyerang pernapasan. Karena itu, peluang untuk mencegah penularannya adalah dengan melindungi saluran napas.

Pakar kesehatan dr Andi Khomeini Takdir, SpPD dalam sebuah talkshow daring menegaskan, menggunakan masker, terutama rangkap atau dobel, paling efektif mencegah penularan varian apapun hingga saat ini.

"Varian apa pun yang kemudian nanti dirilis, kuncinya sebenarnya sederhana, masker. PR-nya kita sudah tahu, itu masker 2 lapis punya proteksi 90 persen which is lebih bagus, lebih tinggi daripada hanya 1 (lapis masker)," jelasnya, Selasa (29/6/2021).



Simak Video "Jumlah Virus Varian Delta 1620 Kali Lebih Tinggi dari Varian Biasa"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)